Widodo Antonius
Widodo Antonius Guru

Hobi membaca menulis dan bermain musik

Selanjutnya

Tutup

Video

Video: Pembelajaran Hemat, Cermat, dan Bersahaja

17 Juni 2026   11:58 Diperbarui: 17 Juni 2026   11:58 144 8 3


Kegiatan menangkap ikan di kolam lumpur. Sumber dokpri.
Kegiatan menangkap ikan di kolam lumpur. Sumber dokpri.

Sebuah video kegiatan Pramuka Persensa kembali mengingatkan saya pada nilai-nilai sederhana yang semakin jarang ditemui di tengah kehidupan modern. Dalam video tersebut tampak anak-anak mengikuti kegiatan perkemahan dengan penuh semangat. Mereka menggunakan angkutan umum sebagai sarana transportasi, bermain di alam terbuka, menangkap ikan di lumpur, serta menikmati makanan sederhana bersama teman-temannya.

Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa kegiatan seperti ini terkadang menimbulkan pro dan kontra di kalangan orang tua. Ada yang bertanya, "Mengapa tidak menggunakan bus AC yang lebih nyaman?" Ada pula yang merasa anak-anak tidak perlu bermain lumpur atau makan dengan menu yang sangat sederhana saat berkemah.

Menurut saya, justru di situlah letak nilai pembelajarannya.

Pramuka bukan sekadar kegiatan rekreasi, melainkan sarana pendidikan karakter. Ketika anak-anak menggunakan angkutan umum, mereka belajar hidup hemat, memahami kondisi masyarakat, serta melatih kemandirian. Mereka belajar bahwa tidak semua perjalanan harus dilakukan dengan fasilitas yang mewah. Ada kalanya seseorang perlu menyesuaikan diri dengan keadaan dan memanfaatkan sarana yang tersedia secara bijaksana.

Saat anak-anak bermain lumpur dan menangkap ikan, mereka sedang belajar mencintai alam. Mereka merasakan langsung bagaimana kondisi lingkungan yang sesungguhnya, bukan hanya melihat gambar di buku pelajaran atau layar gawai. Lumpur yang menempel di kaki mungkin terlihat kotor, tetapi pengalaman itu sering kali menjadi kenangan yang paling berkesan sekaligus melatih keberanian dan kerja sama.

Begitu pula ketika mereka makan dengan menu yang sederhana di tempat perkemahan. Anak-anak diajak untuk bersyukur atas makanan yang tersedia. Mereka belajar bahwa kebahagiaan tidak selalu hadir dari makanan yang mahal atau tempat yang mewah. Kebersamaan, rasa syukur, dan kesederhanaan justru menjadi menu utama yang tidak ternilai harganya.

Makan bersama Regu Singa. Sumber dokpri. 
Makan bersama Regu Singa. Sumber dokpri. 

Di tengah budaya konsumtif yang semakin kuat, pembelajaran hemat, cermat, dan bersahaja tetap relevan untuk ditanamkan kepada generasi muda. Anak-anak perlu memahami bahwa hidup bukan hanya tentang kenyamanan, tetapi juga tentang kemampuan beradaptasi, menghargai setiap fasilitas yang dimiliki, dan tidak mudah mengeluh ketika menghadapi keterbatasan.

Tentu saja keselamatan dan kesehatan peserta tetap harus menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan. Namun selama kegiatan dirancang dengan baik, diawasi oleh pembina yang bertanggung jawab, dan memiliki tujuan pendidikan yang jelas, maka pengalaman sederhana tersebut dapat menjadi bekal berharga bagi kehidupan mereka di masa depan.

Video kegiatan ini mengajarkan satu hal penting kepada kita: karakter yang kuat sering kali dibentuk bukan dari kemewahan, melainkan dari pengalaman-pengalaman sederhana yang mengajarkan hidup hemat, cermat, dan bersahaja.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2