Widodo Antonius
Widodo Antonius Guru

Hobi membaca menulis dan bermain musik

Selanjutnya

Tutup

Video

Video: Game Bersama Anak Panti Asuhan Bakti Luhur Pamulang

24 Agustus 2026   18:10 Diperbarui: 24 Agustus 2026   18:10 245 6 0

Salah satu Anak Panti Asuhan Bakti Luhur yang Antusias Menjawab Pertanyaan. Foto dokpri.
Salah satu Anak Panti Asuhan Bakti Luhur yang Antusias Menjawab Pertanyaan. Foto dokpri.


Video Game Bersama Anak Panti Asuhan Bakti Luhur Pamulang

Oleh: Widodo Antonius

Minggu, 23 Agustus 2026 menjadi hari yang penuh kegembiraan. Saya bersama panitia Kursus Evangelisasi Pribadi (KEP) Angkatan 9 Gereja Santa Helena, Paroki Curug, Tangerang, mendapat kesempatan mengunjungi Panti Bakti Luhur Pamulang.

Sebelumnya, Ibu Mira meminta saya untuk mengisi acara permainan atau game bersama anak-anak panti.

"Pak Widodo, nanti bisa membantu mengisi acara game bersama anak-anak?" tanya Ibu Mira.

Dengan senang hati saya menjawab, "Dengan senang hati, Ibu Mira. Saya siap."

Pukul 09.00 WIB kami berangkat bersama rombongan kunjungan Kelompok 1. Ada 23 orang yang ikut dalam kegiatan tersebut. Kami membawa bingkisan sembako dan donasi sebagai bentuk kepedulian dan kasih kepada anak-anak Panti Bakti Luhur.

Sesampainya di panti, suasana terasa hangat. Senyum anak-anak menyambut kedatangan kami. Kunjungan ini bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbagi waktu, perhatian, keceriaan, dan kasih.

Kami mengawali kegiatan dengan menyanyi dan berdoa bersama. Setelah itu tibalah acara yang saya tunggu-tunggu: bermain game menebak tokoh Kitab Suci.

Saya mengajak anak-anak membuat salam semangat terlebih dahulu.

"Selamat siang!"

Anak-anak menjawab dengan penuh semangat.

"Siang, siang, siang!"

Saya bertanya lagi:

"Siapa kita?"

Mereka menjawab:

"Anak Panti Bakti Luhur!"

Saya melanjutkan:

"Uuuh...!"

Mereka menjawab dengan suara lebih keras:

"BERSEMANGAT!"

Suasana langsung menjadi meriah. Anak-anak tertawa, bertepuk tangan, dan semakin bersemangat mengikuti permainan.

Permainan dimulai. Saya memberikan cerita singkat tentang tokoh-tokoh Kitab Suci, kemudian anak-anak mencoba menebaknya.

Adam dan Hawa dengan kisah ular di Taman Eden.

Nabi Yunus, yang mengalami perjalanan luar biasa setelah berada di dalam perut ikan.

Musa, tokoh besar yang memimpin bangsa Israel.

Raja Salomo, yang terkenal karena kebijaksanaannya ketika menghadapi dua perempuan yang memperebutkan seorang anak.

Nabi Nuh, yang membangun bahtera dan menyelamatkan keluarganya serta berbagai jenis binatang dari air bah.

Kami juga mengenang tempat-tempat penting dalam Kitab Suci, seperti Gunung Tabor dan Gunung Sinai.

Ternyata permainan sederhana ini mampu menciptakan suasana yang luar biasa. Anak-anak berusaha mengingat cerita, mengangkat tangan, menjawab dengan spontan, bahkan sesekali tertawa ketika jawabannya kurang tepat.

Seru!

Senang!

Bersemangat!

Saya semakin menyadari bahwa dalam pelayanan, yang dibutuhkan bukan hanya materi atau bantuan. Kehadiran kita juga merupakan bentuk kasih. Duduk bersama, bernyanyi, bermain, tertawa, dan mendengarkan anak-anak adalah bagian dari pelayanan yang sederhana tetapi bermakna.

Kunjungan KEP Angkatan 9 ini akhirnya bukan hanya tentang kami memberi kepada anak-anak panti. Justru kami juga menerima sesuatu yang berharga dari mereka: kegembiraan, ketulusan, dan semangat untuk menjalani kehidupan.

Di akhir kegiatan, kami menyerahkan bingkisan sembako dan donasi. Semoga apa yang kami berikan dapat membantu dan menjadi tanda kecil kasih serta kepedulian.

Saya pulang dengan hati yang penuh.

Hari itu saya belajar kembali bahwa berbagi tidak selalu harus dalam jumlah besar. Kadang-kadang, waktu, senyum, tenaga, permainan, dan kehadiran kita sudah menjadi hadiah yang sangat berarti bagi orang lain.

Terima kasih anak-anak Panti Bakti Luhur Pamulang.

Kalian telah mengajarkan kepada kami bahwa sukacita dapat ditemukan dalam hal-hal sederhana.

Datang untuk berbagi, pulang membawa sukacita.

Itulah indahnya pelayanan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4