Widodo Antonius
Widodo Antonius Guru

Hobi membaca menulis dan bermain musik

Selanjutnya

Tutup

Video

Video #9: Drama Kreatif Murid SD Tarsisius Vireta

23 Oktober 2026   10:42 Diperbarui: 23 Oktober 2026   10:42 169 5 1

Melalui drama Jangan Mencuri, anak-anak diajak memahami bahwa mengambil barang milik orang lain tanpa izin merupakan perbuatan yang tidak benar dan dapat melanggar hukum. Kejujuran, tanggung jawab, serta sikap menghormati hak orang lain perlu ditanamkan sejak dini.

Tentu saja, pesan moral akan lebih bermakna apabila tidak berhenti pada adegan drama. Anak-anak diharapkan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat.

Guru Memberi Ruang, Murid Mengembangkan Gagasan

Sebagai guru, saya merasa bahagia ketika petunjuk sederhana dapat dikembangkan murid menjadi karya yang menarik. Saya tidak harus memberikan contoh yang terlalu rinci atau mengatur setiap adegan. Ada ruang bagi anak-anak untuk berpikir, berdiskusi, mencoba, dan menemukan cara mereka sendiri.

Di situlah peran guru sebagai fasilitator menjadi penting. Guru memberikan arah, sedangkan murid memperoleh kesempatan untuk mengeksplorasi kemampuan dan kreativitasnya.

Media sosial yang sering mereka saksikan pun dapat menjadi bahan belajar, asalkan digunakan secara bijak. Anak-anak perlu memahami bahwa meniru bukan berarti menjiplak mentah-mentah. Mereka perlu mengolah inspirasi menjadi gagasan baru yang sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Amati boleh, tiru sebagai inspirasi, modifikasi dengan kreativitas sendiri!

Inilah salah satu cara sederhana untuk mengembangkan kemandirian dan kreativitas murid di tengah perkembangan teknologi digital.

Anak Hebat, Teruslah Berkreasi!

Selamat kepada murid-murid kelas 5 SD Tarsisius Vireta yang telah menyelesaikan tugas video drama Jangan Mencuri. Teruslah belajar, berani mencoba, dan jangan takut mengembangkan ide-ide baru.

Saya percaya, setiap anak memiliki potensi yang dapat bertumbuh apabila diberi kesempatan dan kepercayaan. Tidak harus menunggu menjadi ahli untuk menghasilkan karya. Mulailah dari hal sederhana, kerjakan bersama teman-teman, lalu kembangkan menjadi sesuatu yang bermakna.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3