Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Ngabuburit Bukan Cuma Nunggu Adzan Maghrib

28 Februari 2026   05:10 Diperbarui: 28 Februari 2026   05:10 117 7 2

Ngabuburit bisa menjadi titik awal gerakan kecil itu. Gerakan menulis dari hati.

Tentu, tidak semua orang langsung merasa percaya diri untuk menulis. Banyak yang merasa tulisannya biasa saja. Tetapi sesungguhnya, setiap orang punya cerita unik. Setiap orang punya sudut pandang yang berbeda. Dan dunia membutuhkan keberagaman suara itu.

Jangan tunggu sempurna untuk mulai menulis. Mulailah, dan biarkan proses yang menyempurnakan.

Ramadan adalah bulan perubahan. Ia mengajarkan kita menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari hal-hal yang tidak bermanfaat. Mengganti waktu yang biasanya dihabiskan untuk hal remeh dengan aktivitas bermakna adalah bentuk perubahan yang nyata.

Jika hari ini Anda masih bingung mengisi waktu ngabuburit, cobalah duduk tenang. Ambil secarik kertas atau buka layar laptop. Tulis satu paragraf tentang apa yang Anda rasakan. Tulis tentang rasa syukur. Tulis tentang harapan. Tulis tentang kegelisahan.

Siapa tahu, dari satu paragraf itu lahir sebuah artikel yang memenangkan lomba. Siapa tahu, dari satu artikel itu lahir inspirasi bagi banyak orang.

Ngabuburit bukan sekadar menunggu azan Magrib. Ngabuburit adalah menunggu diri kita menjadi lebih baik. Menunggu hati kita lebih jernih. Menunggu karya kita memberi makna.

Seperti yang ditunjukkan Omjay, waktu yang singkat bisa menjadi sangat berarti jika diisi dengan niat yang tulus. Dari sore yang sederhana, bisa lahir tulisan yang luar biasa.

Maka, mari kita ubah cara pandang kita. Jangan hanya menunggu berbuka. Tunggu juga momen ketika inspirasi datang dan kita siap menyambutnya dengan pena.

Selamat menulis.
Selamat ngabuburit yang penuh makna.

Salam Blogger Persahabatan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4