Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Kisah Omjay: Bayar Luka Diabetes Pakai Qris Livin Mandiri

2 Maret 2026   04:22 Diperbarui: 2 Maret 2026   04:22 241 7 3

Saat tiba di meja kasir untuk membayar biaya perawatan, saya spontan merogoh tas. Dompet? Tertinggal di rumah.

Dulu, mungkin saya akan panik. Apalagi menjelang waktu berbuka, antrean pasien mulai bertambah. Rasanya tidak enak kalau harus minta izin pulang dulu untuk ambil uang tunai.

Tapi sekarang zaman sudah berbeda. Saya cukup mengeluarkan ponsel, membuka aplikasi Livin' by Mandiri, lalu memilih fitur QR Bayar.

Petugas kasir menunjukkan kode QRIS yang terpampang di meja. Saya scan, cek nominal, klik konfirmasi. Tidak sampai satu menit, transaksi selesai.

"Sudah masuk, Pak," ujar petugas klinik sambil tersenyum.

Saya pun membalas dengan senyum lega.

Di momen itulah saya benar-benar merasakan manfaat QR Bayar melalui Livin' by Mandiri. Bukan sekadar soal gaya hidup cashless atau mengikuti tren digital, tetapi tentang kemudahan nyata di saat genting.

Bayangkan kalau saya harus menunda perawatan hanya karena lupa membawa dompet. Atau harus pulang pergi dalam kondisi kaki yang sedang tidak nyaman. Belum lagi risiko antrean semakin panjang menjelang waktu berbuka.

Dengan QR Bayar, semua terasa praktis dan aman. Tidak perlu uang receh. Tidak perlu khawatir salah hitung. Tidak perlu cemas soal uang kembalian. Semua tercatat rapi di riwayat transaksi aplikasi.

Sebagai seorang guru dan penulis yang sering berbagi pengalaman hidup, saya melihat ini bukan sekadar cerita tentang teknologi. Ini tentang bagaimana kemajuan digital membantu kita menjaga fokus pada hal yang lebih penting: kesehatan dan ketenangan hati.

Ramadan seharusnya menjadi bulan penuh ketenangan, bukan kepanikan karena hal-hal teknis seperti lupa membawa dompet. Dengan fitur QR Bayar di Livin' by Mandiri, saya bisa tetap fokus pada pemulihan, lalu pulang untuk berbuka bersama keluarga tanpa drama.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3