Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Kisah Omjay: Bayar Luka Diabetes Pakai Qris Livin Mandiri

2 Maret 2026   04:22 Diperbarui: 2 Maret 2026   04:22 254 9 4

Lupa Dompet Saat Bayar Luka Diabetes? QR Bayar Livin’ by Mandiri Jadi Penyelamat Tanpa Drama!/chatgpt
Lupa Dompet Saat Bayar Luka Diabetes? QR Bayar Livin’ by Mandiri Jadi Penyelamat Tanpa Drama!/chatgpt

QR Bayar Livin' by Mandiri, Menjadi Penyelamat Saat Luka Diabetes Datang Tiba-Tiba. Inilah Kisah Omjay: Bayar Luka Diabetes Pakai Qris Livin Mandiri di Klinik Pratama Salam.

Sore itu, rasa perih di kaki terasa lebih dalam dari biasanya. Luka diabetes yang selama ini saya jaga dengan penuh disiplin kembali menganga, seolah mengingatkan bahwa tubuh ini tak lagi sekuat dulu. 

Di ruang klinik Pratama yang hening, saya duduk menahan nyeri—bukan hanya karena luka, tapi juga karena kesadaran bahwa sakit sering datang tanpa permisi. 

Dan di tengah kelemahan itu, saya hanya bisa berdoa pelan, semoga Allah masih memberi saya waktu untuk terus menulis, mengajar, dan membersamai orang-orang yang saya cintai.

Ramadan tahun ini memberi saya satu pelajaran penting: kesehatan tidak pernah menunggu kesiapan kita. Di tengah aktivitas menulis, mengajar, dan silaturahmi, tiba-tiba luka diabetes di kaki saya kembali bermasalah. 

Luka kecil yang awalnya tampak sepele, mendadak terasa nyeri dan harus segera ditangani. Luka bekas kecelakaan mobil beberapa waktu lalu ternyata tak kunjung sembuh karena Omjay menderita diabetes.

Luka Diabetes di Kaki Kiri Omjay/dokpri
Luka Diabetes di Kaki Kiri Omjay/dokpri

Sore itu, tanpa banyak pikir panjang, saya meluncur ke Klinik Pratama Salam Curuq Kali Malang. Klinik sederhana yang sudah cukup dikenal warga sekitar sebagai tempat perawatan luka, termasuk luka diabetes yang butuh ketelatenan dan ketelitian.

Sebagai penyandang diabetes, saya tahu betul bahwa luka sekecil apa pun bisa menjadi masalah besar bila terlambat ditangani. Dokter dan perawat di sana sigap membersihkan luka, mengganti balutan, dan memberi edukasi tentang pola makan selama Ramadan agar gula darah tetap stabil.

Namun, ada satu momen kecil yang membuat saya tersenyum di tengah rasa nyeri.

Saat tiba di meja kasir untuk membayar biaya perawatan, saya spontan merogoh tas. Dompet? Tertinggal di rumah.

Dulu, mungkin saya akan panik. Apalagi menjelang waktu berbuka, antrean pasien mulai bertambah. Rasanya tidak enak kalau harus minta izin pulang dulu untuk ambil uang tunai.

Tapi sekarang zaman sudah berbeda. Saya cukup mengeluarkan ponsel, membuka aplikasi Livin' by Mandiri, lalu memilih fitur QR Bayar.

Petugas kasir menunjukkan kode QRIS yang terpampang di meja. Saya scan, cek nominal, klik konfirmasi. Tidak sampai satu menit, transaksi selesai.

"Sudah masuk, Pak," ujar petugas klinik sambil tersenyum.

Saya pun membalas dengan senyum lega.

Di momen itulah saya benar-benar merasakan manfaat QR Bayar melalui Livin' by Mandiri. Bukan sekadar soal gaya hidup cashless atau mengikuti tren digital, tetapi tentang kemudahan nyata di saat genting.

Bayangkan kalau saya harus menunda perawatan hanya karena lupa membawa dompet. Atau harus pulang pergi dalam kondisi kaki yang sedang tidak nyaman. Belum lagi risiko antrean semakin panjang menjelang waktu berbuka.

Dengan QR Bayar, semua terasa praktis dan aman. Tidak perlu uang receh. Tidak perlu khawatir salah hitung. Tidak perlu cemas soal uang kembalian. Semua tercatat rapi di riwayat transaksi aplikasi.

Sebagai seorang guru dan penulis yang sering berbagi pengalaman hidup, saya melihat ini bukan sekadar cerita tentang teknologi. Ini tentang bagaimana kemajuan digital membantu kita menjaga fokus pada hal yang lebih penting: kesehatan dan ketenangan hati.

Ramadan seharusnya menjadi bulan penuh ketenangan, bukan kepanikan karena hal-hal teknis seperti lupa membawa dompet. Dengan fitur QR Bayar di Livin' by Mandiri, saya bisa tetap fokus pada pemulihan, lalu pulang untuk berbuka bersama keluarga tanpa drama.

Bahkan setelah sampai di rumah, saya masih sempat membuka kembali riwayat transaksi di aplikasi. Semua transparan. Nominal jelas. Waktu transaksi tercatat. Rasa aman itu nyata.

Bagi saya pribadi, pengalaman ini menjadi pengingat bahwa teknologi digital perbankan benar-benar memudahkan kehidupan sehari-hari. Tidak hanya saat belanja di pusat perbelanjaan atau berburu takjil di pasar Ramadan, tetapi juga dalam situasi tak terduga seperti membayar biaya perawatan luka diabetes.

Kini, ke mana pun saya pergi---termasuk ke klinik---ponsel dengan aplikasi Livin' by Mandiri selalu siap menjadi "dompet digital" andalan. QR Bayar bukan lagi sekadar fitur tambahan, melainkan solusi praktis yang memberi rasa tenang.

Ramadan kali ini saya belajar dua hal: menjaga gula darah itu wajib, dan memastikan aplikasi Livin' by Mandiri selalu aktif juga tak kalah penting.

Karena hidup memang penuh kejutan. Tapi dengan QR Bayar Livin' by Mandiri, setidaknya urusan pembayaran bisa tetap sat-set, aman, dan tanpa drama.

Demikianlah kisah Omjay tentang Kisah Omjay: Bayar Luka Diabetes Pakai Qris Livin Mandiri. Semoga pengalaman nyata ini bermanfaat buat anda yang menjadi nasabah bank Mandiri. Alhamdulillah anak dan istri Omjay membelikan baju koko untuk dipakai saat hari raya idul fitri. Mereka membelinya secara online, dan membayarnya pakai Qris Livin Mandiri.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay/Kakek Jay

Guru Blogger Indonesia

Blog https://wijayalabs.com

Omjay Guru Blogger Indonesia/dokpri
Omjay Guru Blogger Indonesia/dokpri


HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3