Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.
Menahan Gengsi di Era Media Sosial
Sebagai sosok yang dikenal luas di dunia literasi dan pendidikan, Omjay tentu memiliki banyak relasi. Ia kerap menerima undangan, bertemu berbagai kalangan, dan aktif di media sosial. Namun ia tidak menjadikan Lebaran sebagai ajang pamer kemewahan.
Omjay menyadari bahwa salah satu penyebab THR cepat habis adalah gengsi sosial. Keinginan terlihat sukses sering mendorong orang berbelanja melebihi kemampuan. Padahal kebahagiaan sejati tidak terletak pada pengakuan orang lain.
Omjay lebih memilih menampilkan kebersamaan keluarga daripada kemewahan materi. Baginya, momen duduk bersama, saling memaafkan, dan berbagi cerita jauh lebih bermakna daripada foto dengan barang mahal.
Mengubah THR Menjadi Investasi Masa Depan
Selain tabungan, Omjay sering menggunakan sebagian kecil THR untuk membeli buku atau mengikuti pelatihan. Ia percaya bahwa peningkatan kapasitas diri akan berdampak jangka panjang bagi keluarga.
Sebagai guru, Omjay memahami bahwa ilmu adalah aset yang nilainya terus bertambah. Dengan meningkatkan kompetensi, peluang rezeki pun semakin terbuka. Maka THR tidak hanya menjadi konsumsi, tetapi juga investasi pengembangan diri.
THR sebagai Ujian Kedewasaan Finansial
Menurut Omjay, THR sejatinya adalah ujian. Apakah seseorang mampu mengendalikan diri setelah sebulan berlatih menahan lapar dan dahaga? Jika Ramadan melatih pengendalian nafsu makan, maka THR menguji pengendalian nafsu belanja.
Omjay sering mengatakan kepada keluarganya, "Lebaran itu sehari, tetapi tanggung jawab kita setahun penuh." Kalimat ini menjadi pengingat bahwa perencanaan jauh lebih penting daripada kesenangan sesaat.
Penutup: Lebaran yang Tenang, Bukan Sekadar Ramai