Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Alhamdulillah Omjay Sudah Boleh Pulang

24 Maret 2026   05:14 Diperbarui: 24 Maret 2026   05:42 178 8 8


Alhamdulillah, Omjay Pulang. Setelah Empat Hari di Rumah Sakit Menjadi Pelajaran Berharga buat omjay. Sakit itu mahal harganya. Jagalah kesehatan selagi bisa.

Rasa syukur tak henti terucap. Alhamdulillah, setelah empat hari menjalani perawatan di Rumah Sakit Immanuel Bandung, akhirnya Omjay diperbolehkan pulang kembali ke rumah tercinta di Jamika Bandung.

Omjay sakit/dokpri
Omjay sakit/dokpri

Hari itu terasa begitu istimewa. Bukan karena ada perayaan besar, tetapi karena ada nikmat sehat yang kembali Allah titipkan. Empat hari yang dilalui di ruang perawatan menjadi perjalanan yang tidak hanya menguji fisik, tetapi juga menguatkan batin. Omjay banyak belajar ketika sakit.

Selama dirawat, Omjay merasakan betapa berharganya kesehatan. Aktivitas yang biasanya berjalan begitu saja seperti menulis, mengajar, berinteraksi di dunia maya.tiba-tiba terhenti. Tanpa internet, tanpa kesibukan digital, hanya ada waktu untuk merenung, berdoa, dan berbicara dengan diri sendiri.

Di dalam ruang rumah sakit, Omjay belajar kembali arti kesabaran. Setiap detik terasa lebih panjang. Setiap doa terasa lebih dalam. Dan setiap kunjungan keluarga menjadi sumber kekuatan yang luar biasa.

Istri tercinta selalu setia mendampingi Omjay. Keluarga datang silih berganti memberikan semangat. Doa dari sahabat dan komunitas literasi mengalir tanpa henti. Semua itu menjadi energi yang tidak terlihat, tetapi sangat terasa.

Empat hari mungkin terdengar singkat. Namun bagi Omjay, itu adalah waktu yang cukup untuk menyadari satu hal penting: kesehatan adalah modal utama untuk terus berkarya dan berbagi.

Saat dokter Jonathan menyampaikan kabar bahwa Omjay sudah diperbolehkan pulang, hati ini bergetar. Ada rasa haru, lega, dan bahagia bercampur menjadi satu. 

Langkah keluar dari rumah sakit terasa seperti langkah menuju kehidupan baru. Omjay melangkah dengan semangat yang lebih kuat.

Perjalanan pulang ke rumah di Bandung menjadi momen refleksi. Jalanan yang dilalui terasa berbeda. Udara terasa lebih segar. Rumah terasa lebih hangat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2