Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Pengaruh Literasi Terhadap Prestasi Belajar Siswa di SMA

30 Maret 2026   08:14 Diperbarui: 30 Maret 2026   08:14 173 3 3

Guru memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi siswa. Tidak hanya sebagai pengajar, guru juga sebagai pembimbing dan inspirator.

Beberapa peran guru antara lain:

  • Menjadi teladan dalam membaca dan menulis
  • Mengintegrasikan literasi dalam pembelajaran
  • Memberikan tugas yang mendorong siswa berpikir kritis
  • Membimbing siswa dalam menulis karya ilmiah

Sebagai seorang guru sekaligus penulis, saya meyakini bahwa menulis adalah bagian penting dari literasi. Dengan menulis, siswa belajar menuangkan ide dan mengembangkan pola pikir yang sistematis.

Peran Orang Tua dan Lingkungan

Selain sekolah, peran orang tua juga sangat penting dalam membangun budaya literasi. Orang tua dapat:

  • Menyediakan buku di rumah
  • Membiasakan anak membaca sejak dini
  • Mengurangi penggunaan gadget berlebihan
  • Mendampingi anak dalam belajar

Lingkungan yang mendukung akan memperkuat kebiasaan literasi siswa.

Kesimpulan

Literasi memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap prestasi belajar siswa. Siswa yang memiliki kemampuan literasi tinggi cenderung lebih mudah memahami materi, berpikir kritis, serta meraih prestasi akademik yang lebih baik.

Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara sekolah, guru, orang tua, dan siswa dalam membangun budaya literasi. Literasi bukan hanya tanggung jawab guru bahasa, tetapi tanggung jawab semua pihak.

Di era digital ini, literasi menjadi kunci utama untuk menghadapi tantangan zaman. Siswa yang literat akan menjadi generasi yang cerdas, kritis, dan siap menghadapi masa depan.

Penutup

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5