Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Pengaruh Literasi Terhadap Prestasi Belajar Siswa di Sekolah Menengah Atas. Inilah kisah Omjay atau Dr. Wijaya Kusumah, M.Pd di kompasiana tercinta.
Pendahuluan
Di era digital yang semakin berkembang pesat, kemampuan literasi menjadi salah satu kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh setiap siswa. Literasi tidak lagi sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami, menganalisis, serta mengolah informasi secara kritis.
Dalam konteks pendidikan, literasi memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang prestasi belajar siswa.Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal memiliki tanggung jawab besar dalam menumbuhkan budaya literasi.
Program-program seperti gerakan literasi sekolah, pojok baca, hingga pemanfaatan teknologi digital menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan literasi siswa. Namun, masih banyak ditemukan siswa yang memiliki minat baca rendah, sehingga berdampak pada prestasi belajar mereka.
Artikel ini akan mengkaji bagaimana pengaruh literasi terhadap prestasi belajar siswa, khususnya di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), serta memberikan gambaran pentingnya budaya literasi dalam dunia pendidikan.
Pengertian Literasi
Secara umum, literasi diartikan sebagai kemampuan membaca dan menulis. Namun, dalam perkembangan zaman, literasi memiliki makna yang lebih luas. Literasi mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, serta mengkomunikasikan ide secara efektif.
Menurut para ahli pendidikan, literasi meliputi beberapa jenis, antara lain:
1. Literasi membaca dan menulis
2. Literasi numerasi
3. Literasi digital
4. Literasi sains
5. Literasi finansial
Dengan demikian, literasi bukan hanya sekadar aktivitas membaca buku, tetapi juga kemampuan memahami berbagai informasi yang diperoleh dari berbagai sumber.
Prestasi Belajar Siswa
Prestasi belajar merupakan hasil yang dicapai siswa setelah melalui proses pembelajaran. Prestasi ini biasanya diukur melalui nilai akademik, baik dalam bentuk ujian, tugas, maupun penilaian lainnya.
Prestasi belajar dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain:

Dari berbagai faktor tersebut, literasi menjadi salah satu faktor penting yang sering kali menentukan keberhasilan siswa dalam memahami materi pelajaran.
Hubungan Literasi dengan Prestasi Belajar