Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.
https://www.youtube.com/watch?v=welPC5yoypQ
Kisah Omjay kali ini tentang menulis sambil bengong, dan melatih Keterampilan Otak. Omjay baru saja bengong melihat mobil dan motor yang terkena macet di depan masjid Jami Al Maidah yang ada di jalan Ratna Jatibening Bekasi.

Omjay sambil menunggu waktu sholat isya tiba. Di depan masjid banyak kendaraan hilir mudik tiada henti. Persis seperti di gerbang sekolah Labschool Jakarta yang selalu ramai kendaraan bermotor.
Kemarin Omjay bertemu pak Dadang teman kuliah S1 Omjay di IKIP Jakarta. Sekarang beliau ditugaskan di labschool Kebayoran. Kami bertemu dalam rangka kegiatan halalbihalal keluarga besar Labschool.
Menulis dalam keadaan bengong memang asyik. Kita menulis saja dulu dan edit kemudian. Menulis tanpa kecerdasan buatan itu asyik. Kita menulis dari ide kita menulis. Tanpa rekayasa dan tanpa mengada-ngada sehingga kita tak menggadaikan otak kita sendiri.
Mulailah dari pembukaan yang mengajak pembaca untuk berdialog. Sapa pembaca dengan kalimat yang berkesan di hati pembaca setia tulisan Omjay di Kompasiana. Ini buksn ngajarin, tapi beragi saja berdasarkan pengalaman pribadi.
Isi tulisan Omjay sebenarnya sederhana saja. Kisah seorang guru yang lagi bengong di depan masjid Jami Al Maidah. Setelah aktivitas membaca Al-Quran 1juz, Omjay keluar masjid melihat suasana masjid Jami Al Maidah.
Omjay melihat tukang somay sedang melayani pembelinya. Namun sayang dokter melarang Omjay makan somay dulu kalau mau tubuh lebih sehat dan kuat. Sebab bumbu kacangnya itu bisa meningkatkan asam urat dan kolesterol serta gula darah Omjay.
Apa yang Omjay lalukan supaya Omjay tidak jatuh sakit lagi. Tidak enak jadi pasien di rumah sakit. Sudah enam rumah sakit Omjay berobat. Lebih baik menunda kesenangan dulu demi kesehatan yang lebih baik.
Tahun lalu saat hari Raya idul Fitri Omjay dirawat di rumah sakit Immanuel Bandung. Tahun ini Omjay juga dirawat di rumah sakit yang sama di saat sehari mau menyalakan eh merayakan idul Fitri. Sedih sekali rasanya.
Tahun ini Omjay sudah batal puasa Ramadhan selama tiga hari. Semoga bisa Omjay bayar di hari lainnya. Obat-obatan selalu tersedia di tas obat yang Omjay bawa ke sekolah. Tak lupa makanan yang dibuat oleh istri tercinta untuk sarapan pagi di sekolah.
Siapa orang yang paling rajin dan berjasa merawat Omjay? Tentu saja istri tercinta. Beliau yang selalu menemani Omjay selama dirawat di rumah sakit Immanuel Bandung. Istri pasti marah kalau Omjay makan dan jajan sembarangan lagi.

Setelah sembuh dari sakit, Omjay kembali ke Bekasi dari Bandung. Kami naik kereta cepat whoosh. Alhamdulillah tidak sampai sejam sudah sampai stasiun Halim. Saat berangkat ke Bandung kami memerlukan waktu sampai 7 jam karena arus mudik sangat padat.
Kapan Omjay sakit dan dirawat di rumah sakit? Omjay sakit selama 4 hari dari tanggal 20 sampai 24 Maret 2026. Omjay pulang ke Bekasi tanggal 25 Maret 2026. Anak-anak tidak mengizinkan Omjay naik mobil. Mereka memesankan tiket Whoosh ke Jakarta.
Alhamdulillah anak-anak bawa mobil dan tidak menemukan kemacetan di jalan seperti berangkat mudik. Waktu sampai Bekasi tak beda jauh dari Omjay dan istri datang dari Bandung. Bahkan mereka sempat makan siang di ayam goreng sambal bakar dekat rumah.
Bagaimana caranya Omjay bisa sembuh? Omjay bisa sembuh setelah dirawat di rumah sakit Immanuel Bandung. Ada dua dokter yang menangani Omjay. Pertama dokter syaraf dan kedua dokter penyakit dalam.
https://www.youtube.com/shorts/0ayBdO5Ktb4
Omjay mengidap penyakit hipertensi atau darah tinggi dan diabetes atau gula. Omjay harus mampu menjaga pola makan dan istirahat yang cukup. Harus banyak mengurangi aktivitas di dunia Maya dan sekarang dibatasi oleh anak dan istri.
Mengapa Omjay bisa sakit? Omjay sakit karena tidak mampu menjaga pola makan dan hidup sehat. Dokter menyarankan agar Omjay mulai teratur makan dan minum. Terutama makan sayur dan buah. Hindari gorengan dan makanan tinggi lemak lainnya.
Semoga di kesempatan kedua ini Omjay menjadi lebih baik dan mulai lebih fokus dalam menjaga kesehatan. Lebih sayang pada diri sendiri dan mau memperbaiki pola hidup sehat. Supaya Omjay tak masuk rumah sakit lagi untuk yang kesekian kalinya.
Kasihan anak dan istri yang super repot mengurus ayah dan suaminya. Di dalam masjid Jami Al Maidah Jatibening Bekasi Omjay berjanji dalam hati. Semoga Omjay mampu menjaga kesehatan. Aamiin.
Salam blogger persahabatan
Omjay/Kakek Jay
