Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Kisah omjay dan Penyakit Yang Dideritanya

4 April 2026   14:34 Diperbarui: 4 April 2026   14:36 285 11 8


Kisah Omjay kali ini tentang informasi lengkap dan mudah dipahami berdasarkan data medis pasien Wijaya Kusumah atau Omjay dari ringkasan pasien pulang (discharge summary).

Sebuah informasi pasien yang dikirimkan petugas humas rumah sakit immanuel Bandung. Semoga bermanfaat buat pembaca kompasiana tercinta. Supaya lebih menjaga kesehatan dan tidak masuk rumah sakit seperti yang Omjay alami.

https://youtube.com/shorts/0ayBdO5Ktb4?si=snpRXGug8wzmuzn6

INFORMASI KESEHATAN PASIEN

Nama: Wijaya Kusumah dengan Identitas Singkat sebagai berikut yaitu:

  • Jenis kelamin: Laki-laki
  • Usia: 54 tahun
  • Tanggal lahir: sesuai KTP
  • Rumah Sakit: RS Immanuel Bandung
  • Tanggal masuk: 20 Maret 2026
  • Tanggal keluar: 23 Maret 2026
  • Lama perawatan: 4 hari
  • Penjamin: BPJS Kesehatan

KELUHAN UTAMA SAAT MASUK RS

Pasien tersebut datang dengan kondisi:

  • Lemah pada sisi kanan tubuh
  • Bicara pelo (tidak jelas)
  • Keluhan muncul mendadak, sempat hilang timbul, lalu menetap

Hal Ini adalah gejala khas serangan stroke. Syukur alhamdulillah Omjay langsung segera dibawa ke rumah sakit immanuel Bandung.

DIAGNOSIS UTAMA

Stroke Iskemik (Infark Otak) dengan Diagnosis medis:

  • Cerebral infarction (I63.3) stroke akibat penyumbatan pembuluh darah di otak

Artinya: Aliran darah ke otak terganggu karena adanya sumbatan (trombosis)
Sel-sel otak kekurangan oksigen dan mengalami kerusakan

PENYAKIT PENYERTA

Pasien juga memiliki kondisi lain yang memperburuk risiko stroke:

  1. Diabetes Mellitus (DM) dengan komplikasi saraf (neuropati)
  2. Hipertensi (tekanan darah tinggi)

Kombinasi ini adalah faktor risiko utama stroke yang harus diperhatikan pasien supaya tidak terjadi lagi dimasa mendatang.

HASIL PEMERIKSAAN PENTING

Laboratorium

  • Gula darah puasa: 123 mg/dL tinggi (pra-diabetes/diabetes)
  • Gula sewaktu: 126 mg/dL
  • Kolesterol LDL: 115 mg/dL agak tinggi
  • Asam urat: 7.4 mg/dL tinggi
  • Kreatinin: 1.29 mg/dL fungsi ginjal perlu perhatian
  • Kalium: 3.4 mEq/L sedikit rendah

Kesimpulan:

Ada gangguan metabolik yang memperbesar risiko pembuluh darah tersumbat.

Pemeriksaan Otak (CT Scan/MRI)

Ditemukan:

  • Infark (kerusakan jaringan otak) di:
    • Insula kiri
    • Pons (batang otak)
  • Infark kecil (lakuner) di banyak area otak
  • Penyempitan pembuluh darah otak
  • Atrofi otak (penyusutan jaringan otak)
  • Hidrosefalus ringan (penumpukan cairan otak)

Artinya: Kerusakan otak sudah cukup luas dan terjadi di beberapa area

PEMERIKSAAN FISIK

Saat masuk:

  • Tekanan darah: 155/84 mmHg (tinggi)
  • Nadi: 106x/menit (cepat)
  • Saturasi oksigen: 98% (baik)
  • Berat badan: 80 kg

Temuan neurologi:

  • Kelumpuhan sisi kanan (hemiparese dextra)
  • Gangguan saraf wajah dan lidah (saraf 7 dan 12)

Ini menjelaskan kenapa pasien:

  • Lemah sebelah kanan
  • Bicara pelo

PENGOBATAN SELAMA DIRAWAT

Pasien mendapat obat untuk:

Stroke & Pengencer Darah

  • Aspirin
  • Clopidogrel

Mencegah penyumbatan baru

Kolesterol

  • Atorvastatin

Menurunkan lemak darah

Diabetes

  • Acarbose

Mengontrol gula darah

Saraf

  • Mecobalamin (vitamin saraf)

Lainnya

  • Allopurinol asam urat
  • Flunarizine pusing/vertigo
  • Ranitidin lambung

KONDISI SAAT KELUAR RS

Kondisi pasien:

  • Kesadaran penuh (GCS 15)
  • Tekanan darah membaik: 130/70 mmHg
  • Nadi normal: 87x/menit
  • Saturasi oksigen: 97%

Status umum: BAIK

Artinya: Kondisi stabil
Bisa pulang
Namun masih perlu perawatan lanjutan

KESIMPULAN MEDIS

Pasien Wijaya Kusumah mengalami: Stroke akibat penyumbatan pembuluh darah otak
yang dipicu oleh:

  • Diabetes
  • Hipertensi
  • Kolesterol
  • Asam urat tinggi

PESAN PENTING UNTUK PEMBACA KOMPASIANA

Kasus ini memberikan pelajaran penting:

Stroke bisa datang tiba-tiba Dengam Gejalanya:

  • Lemah sebelah tubuh
  • Bicara pelo
  • Wajah mencong

Jika muncul, segera ke RS (golden time!)

Penyakit "diam-diam" sangat berbahaya

  • Diabetes
  • Hipertensi
  • Kolesterol

Sering tidak terasa, tapi mematikan

Pencegahan sangat penting

  • Kontrol gula darah
  • Jaga tekanan darah
  • Kurangi makanan berlemak
  • Rutin olahraga
  • Minum obat teratur

PENUTUP

Kisah medis Wijaya Kusumah ini bukan sekadar data rumah sakit, tetapi pengingat kuat bahwa kesehatan adalah investasi terbesar dalam hidup. 

Stroke tidak datang tanpa sebab. Jenis penyakit ini adalah akumulasi dari pola hidup yang kurang dijaga dengan baik.

Selama masih diberi kesempatan untuk pulih, maka perubahan gaya hidup adalah kunci. Karena sejatinya, sehat itu mahal, tetapi sakit jauh lebih mahal harganya.

Pada akhirnya, kisah omjay ini bukan sekadar tentang sakit dan sembuh, tetapi tentang kesadaran yang sering datang terlambat. 

Semoga pengalaman ini menjadi cermin bagi kita semua bahwa menjaga kesehatan bukan pilihan, melainkan keharusan. 

Jangan tunggu tubuh “berteriak” baru kita peduli. Selagi masih diberi waktu, mari kita rawat diri, karena hidup yang berkualitas selalu dimulai dari tubuh yang sehat dan jiwa yang sadar.

Demikianlah kisah omjay tentang Kisah omjay dan Penyakit Yang Dideritanya. Semoga kisah nyata omjay ini bermanfaat buat pembaca kompasiana tercinta.

Salam blogger persahabatan

Omjay/Kakek Jay

Blog https://wijayalabs.com

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6