Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Peran Sentral Kepemimpinan
Kepemimpinan Prof. Dr. Unifah Rosyidi menjadi salah satu kekuatan utama dalam menggerakkan organisasi PGRI. Beliau dikenal sebagai sosok yang konsisten memperjuangkan kesejahteraan guru, termasuk dalam hal peningkatan kualitas pendidikan dan perlindungan profesi guru.
Dalam berbagai kesempatan, beliau selalu menekankan bahwa guru adalah pilar utama pembangunan bangsa. Tanpa guru yang kuat dan sejahtera, sulit membayangkan lahirnya generasi emas Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global.
Melalui Konkernas II PGRI 2026, kepemimpinan beliau diharapkan mampu menghasilkan kebijakan strategis yang tidak hanya relevan dengan kondisi saat ini, tetapi juga visioner untuk masa depan pendidikan Indonesia.
Agenda Penting Konkernas II PGRI 2026
Kegiatan ini dirancang dengan berbagai agenda penting yang mencerminkan kebutuhan nyata para guru, antara lain:
1. Evaluasi Program Kerja PGRI
Mengkaji capaian program sebelumnya dan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi di lapangan.
2. Perumusan Kebijakan Strategis
Menyusun langkah-langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan profesionalisme guru.
3. Penguatan Solidaritas Guru
Membangun kebersamaan dan solidaritas antaranggota PGRI di seluruh Indonesia.
4. Pengembangan Kompetensi Guru
Membahas strategi peningkatan kemampuan guru dalam menghadapi era digital dan kecerdasan buatan.
5. Advokasi Kesejahteraan Guru
Mendorong kebijakan yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan dan perlindungan guru.
Kehadiran para peserta dari berbagai daerah akan memperkaya diskusi dan menghasilkan keputusan yang lebih komprehensif dan inklusif.
Semangat "Bersatu untuk Maju"
Tema yang diusung dalam Konkernas II PGRI 2026, yaitu "Bersatu untuk Maju, Berkomitmen untuk Sukses", bukan sekadar slogan. Tema ini mencerminkan semangat kolektif seluruh guru Indonesia untuk bergerak bersama menghadapi berbagai tantangan pendidikan.
Persatuan menjadi kunci utama. Di tengah berbagai perbedaan latar belakang, kondisi daerah, dan tantangan yang dihadapi, guru Indonesia diharapkan mampu bersatu dalam satu visi: memajukan pendidikan nasional.
Komitmen juga menjadi aspek penting. Setiap guru diharapkan memiliki tekad yang kuat untuk terus belajar, berinovasi, dan memberikan yang terbaik bagi peserta didik.
Dampak bagi Dunia Pendidikan
Pelaksanaan Konkernas II PGRI 2026 diharapkan memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan di Indonesia. Beberapa dampak yang diharapkan antara lain:
Dengan demikian, Konkernas ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan, tetapi juga menjadi titik awal perubahan yang lebih besar bagi pendidikan Indonesia.
Ajakan untuk Berpartisipasi
Melalui berbagai media, panitia mengajak seluruh anggota PGRI untuk hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Kehadiran setiap guru sangat berarti dalam menentukan arah kebijakan organisasi ke depan.