Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Semangat persatuan dan komitmen untuk kemajuan pendidikan kembali digaungkan melalui perhelatan akbar Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) II PGRI Tahun 2026. Rencana akan dibuka mendikdasmen RI bapak Prof. Dr. Abdul Mu'ti.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para guru dan tenaga kependidikan dari seluruh penjuru Indonesia untuk berkumpul, berdiskusi, dan merumuskan langkah strategis demi masa depan pendidikan bangsa.
Di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Unifah Rosyidi, organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia terus menunjukkan perannya sebagai garda terdepan dalam memperjuangkan hak, martabat, dan profesionalisme guru di Indonesia.
Melalui Konkernas II PGRI 2026 yang akan berlangsung pada 16 sampai 18 April 2026, seluruh elemen guru diajak untuk bersatu dalam semangat "Bersatu untuk Maju, Berkomitmen untuk Sukses."
Momentum Strategis bagi Guru Indonesia
Konkernas PGRI bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis yang mempertemukan pemangku kepentingan pendidikan dari berbagai daerah. Mereka berkumpul untuk berkolaborasi dan berbagi pengalaman mengurus organisasi.
Dalam forum ini, berbagai isu krusial dibahas secara mendalam, mulai dari kebijakan pendidikan nasional, kesejahteraan guru, hingga penguatan kompetensi di era digital. Biasanya akan ada pres release yang dibagikan ke media sosial.
Tahun 2026 menjadi momen yang sangat penting. Dunia pendidikan tengah menghadapi tantangan besar akibat percepatan teknologi, perubahan kurikulum, serta tuntutan globalisasi.
Guru tidak lagi hanya dituntut sebagai pengajar, tetapi juga sebagai fasilitator, inovator, dan inspirator bagi peserta didik. Oleh karean itu guru harus berani berubah dan mandiri untuk terus bersatu dalam wadah PGRI.
Melalui Konkernas ini, Persatuan Guru Republik Indonesia ingin memastikan bahwa setiap guru di Indonesia mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut tanpa kehilangan jati diri sebagai pendidik bangsa.

Peran Sentral Kepemimpinan
Kepemimpinan Prof. Dr. Unifah Rosyidi menjadi salah satu kekuatan utama dalam menggerakkan organisasi PGRI. Beliau dikenal sebagai sosok yang konsisten memperjuangkan kesejahteraan guru, termasuk dalam hal peningkatan kualitas pendidikan dan perlindungan profesi guru.
Dalam berbagai kesempatan, beliau selalu menekankan bahwa guru adalah pilar utama pembangunan bangsa. Tanpa guru yang kuat dan sejahtera, sulit membayangkan lahirnya generasi emas Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global.
Melalui Konkernas II PGRI 2026, kepemimpinan beliau diharapkan mampu menghasilkan kebijakan strategis yang tidak hanya relevan dengan kondisi saat ini, tetapi juga visioner untuk masa depan pendidikan Indonesia.
Agenda Penting Konkernas II PGRI 2026
Kegiatan ini dirancang dengan berbagai agenda penting yang mencerminkan kebutuhan nyata para guru, antara lain:
1. Evaluasi Program Kerja PGRI
Mengkaji capaian program sebelumnya dan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi di lapangan.
2. Perumusan Kebijakan Strategis
Menyusun langkah-langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan profesionalisme guru.
3. Penguatan Solidaritas Guru
Membangun kebersamaan dan solidaritas antaranggota PGRI di seluruh Indonesia.
4. Pengembangan Kompetensi Guru
Membahas strategi peningkatan kemampuan guru dalam menghadapi era digital dan kecerdasan buatan.
5. Advokasi Kesejahteraan Guru
Mendorong kebijakan yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan dan perlindungan guru.
Kehadiran para peserta dari berbagai daerah akan memperkaya diskusi dan menghasilkan keputusan yang lebih komprehensif dan inklusif.
Semangat "Bersatu untuk Maju"
Tema yang diusung dalam Konkernas II PGRI 2026, yaitu "Bersatu untuk Maju, Berkomitmen untuk Sukses", bukan sekadar slogan. Tema ini mencerminkan semangat kolektif seluruh guru Indonesia untuk bergerak bersama menghadapi berbagai tantangan pendidikan.
Persatuan menjadi kunci utama. Di tengah berbagai perbedaan latar belakang, kondisi daerah, dan tantangan yang dihadapi, guru Indonesia diharapkan mampu bersatu dalam satu visi: memajukan pendidikan nasional.
Komitmen juga menjadi aspek penting. Setiap guru diharapkan memiliki tekad yang kuat untuk terus belajar, berinovasi, dan memberikan yang terbaik bagi peserta didik.
Dampak bagi Dunia Pendidikan
Pelaksanaan Konkernas II PGRI 2026 diharapkan memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan di Indonesia. Beberapa dampak yang diharapkan antara lain:
Dengan demikian, Konkernas ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan, tetapi juga menjadi titik awal perubahan yang lebih besar bagi pendidikan Indonesia.
Ajakan untuk Berpartisipasi
Melalui berbagai media, panitia mengajak seluruh anggota PGRI untuk hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Kehadiran setiap guru sangat berarti dalam menentukan arah kebijakan organisasi ke depan.
Semangat "Hadiri! Berpartisipasi! Bersatu!" menjadi seruan yang menggugah seluruh guru untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku perubahan.
Partisipasi aktif dalam Konkernas ini juga menjadi bentuk tanggung jawab moral sebagai pendidik bangsa. Dengan terlibat langsung, guru dapat menyampaikan aspirasi, berbagi pengalaman, serta berkontribusi dalam merumuskan solusi atas berbagai permasalahan pendidikan.
Penutup
Konkernas II PGRI 2026 adalah momentum emas bagi guru Indonesia untuk memperkuat peran dan kontribusinya dalam pembangunan bangsa. Di tengah berbagai tantangan yang ada, semangat persatuan dan komitmen menjadi kunci untuk mencapai keberhasilan.
Di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Unifah Rosyidi dan naungan Persatuan Guru Republik Indonesia, diharapkan lahir gagasan-gagasan besar yang mampu membawa pendidikan Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah.
Mari kita sukseskan Konkernas II PGRI 2026. Karena dari tangan para guru, masa depan bangsa ini ditentukan. Bersatu kita maju, berkomitmen kita sukses!
Salam blogger persahabatan
Omjay
Guru blogger Indonesia
