Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.
Sentuh emosi (Si Baper)
Cerita, pengalaman, dan perasaan.
Picu insting (Si Purba)
Urgensi, kelangkaan, dan kebutuhan dasar.
Kalau ketiganya kena, pembeli nggak cuma beli---tapi juga loyal. Bahkan bisa jadi fanatik.
Kenapa Kita Sering Menyesal Setelah Belanja?
Karena biasanya yang menang adalah Si Purba dan Si Baper. Mereka cepat, emosional, dan impulsif. Sementara Si Profesor datang belakangan, sambil bilang:
"Sepertinya ini keputusan yang kurang bijak..."
Tapi ya sudah terlambat. Barang sudah dibayar, struk sudah dicetak, dan dompet sudah pasrah.
Pelajaran Hidup dari Neurobranding
Dari sini kita belajar satu hal penting: manusia itu bukan makhluk rasional sepenuhnya. Kita ini campuran antara logika, perasaan, dan insting.
Jadi kalau Anda pernah beli barang yang sebenarnya nggak perlu, tenang... Anda tidak sendirian. Itu bukan salah Anda sepenuhnya. Itu karena "rapat internal" di otak Anda dimenangkan oleh pihak yang paling berisik.
https://www.youtube.com/watch?v=ZAKLEH5Kkmw