Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Punya Ide Hebat Tapi Tak Pernah Didengar? Ini Kesalahan yang Sering Kita Lakukan!

14 April 2026   13:19 Diperbarui: 14 April 2026   13:19 153 7 5


Kisah Omjay kali ini tentang "Punya Ide Hebat Tapi Tak Pernah Didengar? Ini Kesalahan yang Sering Kita Lakukan!" Ini kisah nyata. "Omjay yang Pernah mengalami Gugup Bicara. Sampai Akhirnya Sadar: Diam Tidak Pernah Membawaku ke Mana-Mana"

Pernahkah Anda merasa punya ide cemerlang... tapi saat ingin menyampaikannya, lidah justru terasa kaku? Otak penuh, hati berdebar, dan yang keluar hanya, "Eee... anu... itu..."?

Selamat. Anda tidak sendiri. Omjay juga pernah berada di titik itu. Sebuah titik di mana ide brilian hanya jadi penghuni kepala, bukan pengubah kehidupan. Omjay mengalaminya ketika belum berani bicara di depan umum.

Ilustrasi artikel kisah omjay/ChatGpt
Ilustrasi artikel kisah omjay/ChatGpt

Dulu, Omjay adalah tipe orang yang lebih nyaman menulis daripada berbicara. Kalau disuruh nulis? Wah, bisa sampai lupa makan. Tapi kalau diminta bicara di depan umum? Mendadak perut seperti diisi kupu-kupu dan bahkan kadang seperti diisi ayam satu kandang!

Padahal, Omjay tahu satu hal penting: Banyak orang gagal bukan karena tidak mampu... tapi karena tidak bisa menyampaikan idenya.

Dunia Menilai Apa yang Terlihat

Suatu hari, Omjay menghadiri sebuah acara pelatihan guru. Di sana, ada satu peserta yang menurut Omjay biasa saja dari segi materi. Tapi begitu dia bicara, wow semua orang terpukau. Tepuk tangan meriah, bahkan ada yang langsung minta foto.

Omjay pun bergumam dalam hati,
"Loh, materinya biasa saja... tapi kok bisa sehebat itu ya responnya?"

Omjay ketika menjadi narsum di Bengkulu/dokpri
Omjay ketika menjadi narsum di Bengkulu/dokpri

Di situlah Omjay tersadar: Dunia tidak hanya menilai kemampuan dan dunia menilai apa yang terlihat. Lalu yang paling terlihat? Cara kita berbicara.

Sejak saat itu, Omjay mulai merenung. Jangan-jangan selama ini bukan idenya yang kurang bagus... tapi cara menyampaikannya yang belum "menggigit". Masalahnya Bukan Tidak Bisa. Sering kita berkata pada diri sendiri, "Saya memang tidak pandai bicara..."

Padahal kenyataannya? Masalahnya bukan kita tidak bisa... tapi kita belum tahu caranya. Omjay membuktikan sendiri. Awalnya, setiap diminta bicara di depan kelas atau seminar, suara sering gemetar. Tangan dingin, keringat dingin, bahkan kadang lupa mau ngomong apa.

Lucunya, setelah selesai... Omjay selalu berkata dalam hati: "Padahal tadi saya tahu jawabannya..." Nah, itu dia. Tahu... tapi tidak tersampaikan.

Akhirnya Omjay mulai belajar dari nol. Benar-benar nol. Dari yang awalnya bicara sambil melihat lantai... sampai akhirnya berani menatap audiens. Dari yang awalnya membaca slide... sampai akhirnya bisa bercerita tanpa teks.

Dan percaya atau tidak, perubahan itu tidak instan. Tapi perlahan-lahan... hasilnya luar biasa.

Terlambat Sukses Karena Terlalu Lama Ragu

Ada satu kalimat yang sangat "menampar" Omjay:
"Banyak orang terlambat sukses... karena terlalu lama ragu."

  • Ragu untuk mulai.
  • Ragu untuk mencoba.
  • Ragu untuk terlihat "tidak sempurna".

Padahal, tidak ada pembicara hebat yang langsung jago sejak lahir. Semua pernah gugup. Semua pernah salah. Bahkan mungkin pernah jadi bahan tertawaan.

Omjay juga pernah salah ucap di depan banyak orang. Harusnya bilang "strategi pembelajaran"... malah keluar "struk pembelanjaan". Audiens langsung tertawa.

Waktu itu, Omjay sempat malu. Tapi sekarang? Itu jadi cerita lucu yang selalu dikenang. Dari situ Omjay belajar: Tidak apa-apa salah. Yang penting berani mencoba.

Cara Bicara Menentukan Cara Orang Memperlakukan Kita

Ini bagian yang paling "ngena". Tanpa sadar, cara kita bicara menentukan cara orang memperlakukan kita. 

  • Ketika kita berbicara dengan ragu-ragu, orang akan meragukan kita.
  • Ketika kita berbicara dengan percaya diri, orang akan lebih menghargai kita.

Omjay mulai merasakan perubahan itu. Dulu, saat masih gugup, orang sering tidak terlalu memperhatikan. Tapi ketika cara bicara mulai lebih jelas, terstruktur, dan percaya diri... respon orang berubah.

Mereka mulai mendengarkan. Mulai menghargai Omjay. Bahkan mulai mengundang Omjay untuk berbicara di berbagai kesempatan. Padahal orangnya masih sama. Ilmunya juga tidak jauh berbeda. Yang berubah hanya satu: cara menyampaikannya.

Belajar Bicara dari Nol

Omjay percaya, setiap orang bisa belajar bicara. Tidak peduli usia, latar belakang, atau profesi. Mulailah dari hal kecil:

  • Berani berbicara di depan cermin

  • Berlatih menjelaskan sesuatu dengan sederhana

  • Merekam suara sendiri (meskipun awalnya malu dengarnya!)

  • Berani berbicara di forum kecil

Dan yang paling penting: jangan takut terlihat "tidak sempurna". Karena kesempurnaan itu datang dari keberanian untuk memulai.

Penutup: Jangan Biarkan Ide Hebatmu Terkubur Diam

Bayangkan berapa banyak ide hebat di dunia ini yang tidak pernah terdengar... hanya karena pemiliknya takut bicara. Jangan sampai kita jadi salah satunya. Omjay sudah membuktikan: dari gugup, bisa jadi percaya diri. Dari diam, bisa jadi didengar.

Dan perjalanan itu dimulai dari satu langkah sederhana: berani membuka mulut... dan mencoba.

Karena pada akhirnya, yang membedakan bukan hanya kemampuan... tapi cara kita menyampaikannya. Jadi, masih mau diam... atau mulai bicara hari ini? 

Pada akhirnya, dunia tidak akan pernah tahu betapa hebatnya dirimu... jika kamu memilih untuk terus diam. Beranilah bersuara, karena satu kalimat yang kamu ucapkan hari ini, bisa jadi mengubah hidupmu esok hari.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay/Kakek Jay

Guru Blogger Indonesia

Blog https://wijayalabs.com

Omjay Guru Blogger Indonesia/dokpri
Omjay Guru Blogger Indonesia/dokpri

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4