Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Kisah Omjay: Menjaga Niat Di Tengah Kesibukan

18 April 2026   14:08 Diperbarui: 19 April 2026   07:29 143 10 7

"Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya."

Kalimat itu begitu dalam. Omjay akhirnya menyadari, betapa mudahnya niat berubah tanpa disadari. Kesibukan, pencapaian, dan apresiasi manusia bisa perlahan menggeser tujuan awal yang lurus.

Omjay pun mengambil wudhu. OMJAY shalat dua rakaat. Dalam sujudnya, OMJAY memohon agar hatinya kembali diluruskan. OMJAY tidak ingin semua yang telah ia lakukan menjadi sia-sia hanya karena niat yang keliru.

Sejak saat itu, Omjay mulai membiasakan satu hal sederhana namun bermakna besar: mengecek niat sebelum memulai aktivitas.

Sebelum menulis, Omjay bertanya dalam hati: "Apakah ini untuk berbagi manfaat atau sekadar mencari pengakuan?"

Sebelum mengajar, Omjay bertanya: "Apakah ini untuk mendidik dengan ikhlas atau hanya menjalankan kewajiban?"

Sebelum menerima undangan narasumber, Omjay bertanya: "Apakah ini jalan untuk kebaikan atau hanya mengejar popularitas?"

Omjay Menjaga Niat di Tengah Kesibukan

Sebagai seorang guru, penulis, dan narasumber, kesibukan Omjay tidak pernah berkurang. Bahkan semakin hari, semakin banyak tanggung jawab yang ia emban. Tapi kini, ia memiliki kompas yang selalu ia pegang: niat yang lurus.

Omjay sadar, menjaga niat bukan pekerjaan sekali jadi. Ia adalah proses seumur hidup. Hati manusia mudah berubah. Hari ini ikhlas, besok bisa saja tergelincir.

Karena itu, Omjay tidak pernah merasa aman. Omjay terus belajar merendahkan diri. Omjay tidak lagi terlalu larut dalam pujian, dan tidak terlalu hancur oleh kritik.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5