Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Kisah Omjay: Guru Blogger Indonesia dengan Mantra Ajaib "Menulislah Setiap Hari dan Buktikan Apa yang Terjadi". Mantra Ajaib Omjay: Menulis Setiap Hari yang Mengubah Guru Biasa Jadi Inspirasi Nasional.
Omjay dikenal sebagai guru blogger Indonesia yang konsisten menginspirasi banyak orang melalui tulisan-tulisannya. Nama Omjay bukan sekadar panggilan, melainkan simbol semangat berbagi ilmu dan pengalaman tanpa henti.
Di tengah kesibukannya sebagai pendidik, Omjay menemukan kekuatan besar dalam sebuah kebiasaan sederhana: menulis setiap hari. Hal itu beliua lakukan sejak tahun 2008 dan akhirnya bertemu blog keroyoakan kompasiana.
Sejak awal, perjalanan Omjay dalam dunia literasi tidaklah instan. Omjay memulai dari nol, tanpa latar belakang sebagai penulis profesional. Namun, ia memiliki tekad yang kuat untuk terus belajar dan berkembang.
Dari situlah lahir mantra ajaib yang selalu ia gaungkan kepada siapa pun yang ingin berkembang dalam dunia menulis, yaitu: "Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi."
Bagi sebagian orang, menulis setiap hari terdengar sulit. Kesibukan, rasa malas, hingga kehabisan ide sering menjadi alasan untuk berhenti. Namun, Omjay justru membuktikan sebaliknya.
Omjay menjadikan menulis sebagai kebiasaan, bukan beban. Setiap hari, Omjay meluangkan waktu untuk menulis---apa pun itu---baik pengalaman pribadi, refleksi kehidupan, maupun materi pembelajaran.
Perlahan tapi pasti, kebiasaan ini mulai menunjukkan hasil. Tulisan-tulisan Omjay semakin banyak dibaca orang. Blog pribadinya menjadi ramai pengunjung. Banyak guru, siswa, dan masyarakat umum yang merasa terbantu dan terinspirasi dari tulisannya.
Tanpa disadari, Omjay telah membangun komunitas pembaca yang setia. Omjay dan tim solid Omjay (TSO) akhirnya mendirikan komunitas sejuta guru ngeblog (KSGN) dan Komunitas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) di PGRI.
Hal yang lebih menarik, menulis setiap hari tidak hanya berdampak pada jumlah tulisan, tetapi juga kualitasnya. Omjay semakin terampil merangkai kata, menyampaikan gagasan, dan menyentuh hati pembacanya.
Omjay akhirnya belajar dari proses, dari kesalahan, dan dari konsistensi. Omjay belajar menulis setiap hari dan belajar menulis kepada banyak pakar menulis Indonesia, salah satunya Budiman Hakim.
Bukti nyata dari mantra "menulislah setiap hari" juga terlihat dari perubahan dalam hidup Omjay. Omjay mulai dikenal luas sebagai guru yang aktif di dunia literasi digital. Ia diundang menjadi pembicara dalam berbagai pelatihan, seminar, dan webinar.
Banyak orang ingin belajar langsung darinya tentang bagaimana membangun kebiasaan menulis. Akhirnya banyak orang yang mengundangnya menjadi narasumber dan Omjay sering diundang ke berbagai kota di Indonesia.

Tidak hanya itu, tulisan-tulisan Omjay juga mulai dibukukan. Dari sekadar tulisan di blog, kini menjadi karya nyata yang bisa dibaca dalam bentuk buku. Ini menjadi pencapaian yang luar biasa, terutama bagi seseorang yang awalnya hanya ingin berbagi cerita sederhana.
Omjay juga sering menekankan bahwa kunci dari keberhasilannya bukanlah bakat, melainkan konsistensi. Ia percaya bahwa siapa pun bisa menjadi penulis, asalkan mau memulai dan tidak berhenti. "Tulisan yang buruk hari ini, lebih baik daripada tidak menulis sama sekali," ujarnya suatu ketika.
Mantra ajaib itu bukan sekadar kata-kata, tetapi telah menjadi bukti nyata dalam perjalanan hidupnya. Banyak murid dan rekan sejawat yang mengikuti jejaknya. Mereka mulai menulis setiap hari, dan perlahan merasakan perubahan yang sama. Sekarang banyak guru lebih percaya diri, lebih produktif, dan lebih berkembang.
Kisah Omjay mengajarkan kita bahwa keberhasilan tidak datang secara instan. Dibutuhkan proses, ketekunan, dan komitmen. Menulis setiap hari mungkin terlihat sederhana, tetapi dampaknya sangat besar jika dilakukan secara konsisten.
Di era digital seperti sekarang, menulis bukan lagi hal yang sulit. Banyak platform yang bisa digunakan untuk berbagi tulisan. Namun, tantangan terbesar justru ada pada diri sendiri: apakah kita mau memulai dan bertahan?
Omjay telah membuktikan bahwa dengan satu kebiasaan kecil, seseorang bisa mengubah hidupnya. Dari seorang guru biasa, ia menjadi inspirasi bagi banyak orang. Dari tulisan sederhana, ia membangun pengaruh yang luas.
Akhirnya, pertanyaan kembali kepada kita: apakah kita siap mencoba mantra ajaib itu? Karena seperti yang telah dibuktikan Omjay, keajaiban tidak datang dari hal besar, tetapi dari kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari. Inilah cerita lansia omjay yang sekarang dipanggil Kakek Jay.
Pesan Omjay eh Kakek Jay:
Menulislah terus setiap hari, dan lihatlah apa yang akan terjadi.
Salam blogger persahabatan
Omjay/Kakek Jay
Guru Blogger Indonesia
