Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

5 Kebiasan Kecil yang Bikin Guru Terlihat Profesional

25 April 2026   12:40 Diperbarui: 25 April 2026   12:40 234 6 4

https://youtu.be/uhVc_ebt3Qk?si=D2WEtm2rOC05iI1V

Kisah Omjay kali ini tentan 5 Kebiasaan Kecil yang Membuat Guru Terlihat Profesional Setiap Hari. Semoga bermanfaat buat pembaca kompasiana tercinta.

Di tengah dinamika dunia pendidikan yang terus berubah, profesionalisme guru menjadi salah satu kunci utama keberhasilan pembelajaran. Namun, profesional bukan selalu tentang hal besar, gelar tinggi, atau sertifikat berderet. Justru, profesionalisme sering kali terpancar dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari.

Kebiasaan sederhana ini mungkin terlihat sepele, tetapi dampaknya sangat besar. Hal inintidak hanya bagi citra guru di mata siswa, tetapi juga dalam membangun budaya belajar yang positif di kelas. Berikut adalah uraian lebih mendalam tentang lima kebiasaan kecil yang dapat membuat guru tampil profesional setiap hari.

Ilustrasi artokel/chatgpt
Ilustrasi artokel/chatgpt

1. Datang Tepat Waktu: Disiplin yang Menular

Datang tepat waktu bukan sekadar soal hadir di sekolah sesuai jadwal. Lebih dari itu, ini adalah bentuk komitmen dan tanggung jawab seorang guru terhadap tugasnya. Guru yang datang lebih awal memiliki waktu untuk mempersiapkan diri, mengecek perangkat pembelajaran, dan menata suasana kelas sebelum siswa datang.

Ketika guru menunjukkan kedisiplinan waktu, siswa akan melihat dan menirunya. Disiplin menjadi budaya, bukan sekadar aturan. Sebaliknya, jika guru sering terlambat, sulit rasanya menuntut siswa untuk menghargai waktu.

Profesionalisme dimulai dari hal sederhana: hadir tepat waktu dan siap mengajar.

2. Berpakaian Rapi dan Sopan: Bahasa Nonverbal yang Kuat

Penampilan adalah komunikasi pertama sebelum kata-kata diucapkan. Guru yang berpakaian rapi dan sopan menunjukkan rasa hormat terhadap profesi, siswa, dan lingkungan kerja. Ini bukan soal mahal atau tidaknya pakaian, tetapi tentang kerapian, kesesuaian, dan kesederhanaan yang elegan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4