Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Kisah Kebersamaan King Nassar

30 April 2026   07:40 Diperbarui: 30 April 2026   10:59 228 2 2

Foto bareng King Nassar/dokpri
Foto bareng King Nassar/dokpri

Di Balik Senyum di Panggung: Kisah Kebersamaan, Harapan, dan Energi Positif dalam "King Nassar" menjadi kisah Omjay kali ini di Kompasiana.

Lampu sorot menari di atas panggung. Warna-warni cahaya berpadu dengan dekorasi megah yang memancarkan suasana hangat sekaligus meriah. Di tengah panggung itu, terpampang jelas tulisan "Healing Jalur King Nassar", sebuah program yang tak sekadar menghadirkan hiburan, tetapi juga menawarkan ruang bagi hati untuk bernapas, tersenyum, dan sejenak melupakan beban kehidupan.

Foto ini menangkap lebih dari sekadar momen kebersamaan. Ia menyimpan cerita tentang pertemuan, kehangatan, dan energi positif yang sulit diungkapkan dengan kata-kata sederhana. Terlihat sekelompok orang berdiri berdampingan, tersenyum tulus di depan kamera. Di tengah mereka, seorang figur publik dengan pakaian serba putih tampak ramah dan bersahaja, menyatu tanpa jarak dengan para pengunjung atau kru yang ada di sekitarnya.

Hal Yang menarik, tidak ada kesan formal atau kaku dalam foto ini. Semua orang terlihat nyaman, seperti keluarga yang sudah lama saling mengenal. Senyum mereka bukan sekadar formalitas, melainkan cerminan kebahagiaan yang muncul dari dalam hati. Ada rasa bangga, haru, dan mungkin juga rasa tak percaya bisa berdiri di panggung megah tersebut.

https://youtu.be/E3tCmqJROhY?list=RDE3tCmqJROhY

Panggung "King Nassar" sendiri dikenal sebagai ruang hiburan yang penuh warna, musik, dan cerita. Namun lebih dari itu, konsep healing yang diusung memberikan makna yang lebih dalam. Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern yang penuh tekanan, tempat seperti ini menjadi oase bagi banyak orang. Mereka datang bukan hanya untuk menyaksikan pertunjukan, tetapi juga untuk merasakan kebahagiaan sederhana: tertawa, bernyanyi, dan merasakan kebersamaan.

Dalam foto ini, terlihat jelas bagaimana kekuatan kebersamaan itu bekerja. Enam perempuan dengan gaya berpakaian yang berbeda. Lihatlah ada yang berhijab, ada yang kasual, ada pula yang mengenakan pakaian semi formal. Mereka berdiri sejajar tanpa sekat. Perbedaan tidak menjadi penghalang, justru menjadi warna yang memperindah kebersamaan mereka.

Hal ini mengingatkan kita bahwa ruang-ruang seperti panggung hiburan bukan hanya milik selebritas, tetapi juga milik semua orang. Siapa pun bisa hadir, merasakan, dan menjadi bagian dari cerita. Tidak ada batasan status, profesi, atau latar belakang. Semua melebur dalam satu momen: kebahagiaan.

Ekspresi wajah mereka juga menyiratkan sesuatu yang lebih dalam. Ada rasa lega, mungkin setelah melewati hari-hari yang melelahkan. Ada rasa bangga karena bisa mengabadikan momen di tempat yang sebelumnya hanya mereka lihat di layar televisi. Dan yang paling penting, ada rasa syukur karena masih bisa tersenyum, tertawa, dan berbagi kebahagiaan dengan orang lain.

Foto ini juga berbicara tentang pentingnya dokumentasi dalam hidup. Terkadang, satu jepretan kamera mampu menyimpan ribuan makna. Ia menjadi pengingat di masa depan, bahwa pernah ada hari di mana kita merasa sangat bahagia. Pernah ada momen di mana kita merasa cukup tanpa harus memiliki segalanya.

Dalam dunia yang semakin digital, foto seperti ini menjadi bentuk narasi visual yang kuat. Ia tidak membutuhkan banyak kata untuk menjelaskan perasaan. Cukup dengan melihatnya, kita bisa merasakan atmosfer yang ada: hangat, penuh cahaya, dan sarat energi positif.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3