Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.
Langkah ini mungkin terlihat sederhana. Namun dampaknya luar biasa. Setidaknya, pengguna jalan menjadi lebih waspada dan dapat menghindari titik berbahaya tersebut.
Inilah bentuk gotong royong yang sesungguhnya. Tidak menunggu perintah, tidak menunggu anggaran turun, tetapi langsung bertindak demi keselamatan bersama.
Pak Elvian Helmi: Sosok di Balik Kepedulian
Nama Pak Elvian Helmi disebut sebagai pihak yang mengerahkan tukang untuk menangani lubang tersebut. Sosok ini layak diapresiasi sebagai pribadi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekitar.
Di tengah kondisi di mana banyak orang memilih diam atau menunggu pihak berwenang, Pak Elvian Helmi justru mengambil langkah nyata. Beliau sangat memahami bahwa keselamatan tidak bisa ditunda.
Apa yang dilakukan beliau bukan hanya soal menutup lubang, tetapi juga memberikan contoh kepada masyarakat bahwa setiap orang bisa berkontribusi untuk kebaikan bersama.
Lubang Jalan: Masalah Lama yang Belum Tuntas
Fenomena jalan berlubang sebenarnya bukan hal baru di Indonesia. Hampir setiap musim hujan, masalah ini selalu muncul kembali.
Beberapa penyebab umum antara lain:
Lubang yang dibiarkan terlalu lama akan semakin besar dan semakin berbahaya. Apalagi jika dilalui kendaraan berat secara terus-menerus. Inilah yang kami khawatirkan sehingga tidak menunggu bantuan dari PUPR yang sering lama dikerjakan.
Dampak yang Tidak Bisa Dianggap Remeh