Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Kisah Omjay: Payung Kehidupan Tetap Melindungi Meski Terlupakan

11 Mei 2026   20:31 Diperbarui: 12 Mei 2026   07:35 135 9 2

Omjay Guru Blogger Indonesia/dokpri
Omjay Guru Blogger Indonesia/dokpri

Payung Kehidupan Omjay: Tetap Melindungi Meski Sering Dilupakan

Oleh: Dr. Wijaya Kusumah, M.Pd

Pagi itu langit Jakarta tampak mendung. Gerimis kecil turun membasahi jalanan ibu kota. Orang-orang berlarian mencari tempat berteduh. Ada yang memakai jas hujan, ada yang menunggu di halte, dan ada pula yang sibuk membuka payungnya.

Omjay memandangi sebuah payung hitam tua yang selalu dibawanya ke sekolah. Payung itu sudah lama menemaninya. Warnanya mulai pudar, gagangnya sedikit longgar, tetapi tetap setia melindungi dari panas dan hujan.

Saat melihat payung itu, Omjay tiba-tiba tersenyum kecil. Dalam hati ia berkata, "Ternyata hidup manusia sering seperti payung."

Payung hanya dicari ketika hujan datang. Ketika cuaca cerah, ia dilipat, disimpan, bahkan kadang dilupakan di sudut rumah. Namun payung tidak pernah marah. Ia tetap siap dipakai kembali saat dibutuhkan.


Begitulah kehidupan seorang guru.

Selama puluhan tahun menjadi pendidik, Omjay merasakan betapa sering guru hanya dicari ketika diperlukan. Saat ada masalah pendidikan, guru diminta membantu. Ketika siswa membutuhkan motivasi, guru dipanggil. Saat sekolah ingin prestasi, guru dituntut bekerja keras.

Namun setelah semuanya berjalan baik, jasa guru terkadang terlupakan. Meski demikian, Omjay memilih untuk tetap menjadi "payung" bagi banyak orang.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4