Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Kisah Omjay kali ini menjawab pertanyaam seorang kawan. Apa kiat-kiat agar tulisan kita menarik untuk di baca orang banyak? Jawabannya akan omjay buat dalam artikel panjang kisah omjay di bawah ini.
Agar tulisan kita menarik dibaca orang banyak, sebenarnya tidak harus menjadi penulis hebat terlebih dahulu. Banyak tulisan Omjay yang dibaca ribuan orang justru lahir dari pengalaman sederhana sehari-hari. Kuncinya bukan pada kata-kata yang rumit, melainkan pada kemampuan kita menyentuh pikiran dan perasaan pembaca.
Berikut beberapa kiat yang selama ini Omjay praktikkan. Semoga bermanfaat buat pembaca kompasiana tercinta.
1. Tulis dari Pengalaman Nyata
Pembaca sangat menyukai kisah nyata. Pengalaman pribadi memiliki kekuatan yang tidak dimiliki tulisan hasil mengutip teori semata.
Misalnya, daripada menulis:
"Guru harus kreatif dalam mengajar."
Lebih menarik jika ditulis:
"Pagi itu saya masuk kelas dengan perasaan khawatir. Murid-murid tampak mengantuk. Tiba-tiba saya mengajak mereka bermain kuis digital sederhana. Lima menit kemudian suasana kelas berubah menjadi hidup."
Cerita membuat pembaca merasa hadir di dalam tulisan.
2. Gunakan Judul yang Mengundang Rasa Penasaran
Judul adalah pintu masuk tulisan.
Bandingkan:
Pengalaman Mengajar di Sekolah
Murid Itu Mengubah Cara Saya Mengajar
Ketika Seorang Siswa Membuat Saya Menangis Haru
Pelajaran Berharga dari Kelas yang Hampir Kacau
Judul yang baik membuat orang ingin membaca paragraf pertama.
3. Awali dengan Kalimat yang Menggugah
Paragraf pertama menentukan apakah pembaca akan melanjutkan membaca atau berhenti.
Contoh:
"Pagi itu saya hampir saja tidak jadi berangkat mengajar. Kepala terasa pusing dan badan lelah. Namun siapa sangka, hari itu justru menjadi salah satu hari paling berkesan dalam hidup saya sebagai guru."
Pembaca akan penasaran dengan kelanjutannya.
4. Gunakan Bahasa yang Sederhana
Jangan berusaha terlihat pintar dengan menggunakan istilah yang sulit dipahami.
Tulislah seperti sedang bercerita kepada sahabat.
Pak Dedi Dwitagama dan Omjay dikenal karena gaya tulisannya yang ringan, mengalir, dan mudah dipahami semua kalangan.
5. Sertakan Dialog
Dialog membuat tulisan terasa hidup.
Contoh:
"Om, saya tidak bisa menulis," kata seorang guru kepada saya.
"Sudah pernah mencoba?" tanya saya.
"Belum."
"Kalau begitu, masalahnya bukan tidak bisa, tetapi belum mulai."
Dialog membuat pembaca merasa sedang menyaksikan peristiwa secara langsung.
6. Berikan Nilai atau Hikmah
Setelah membaca tulisan, pembaca harus mendapatkan sesuatu.
Bisa berupa:
Inspirasi
Motivasi
Pengetahuan baru
Solusi masalah
Pelajaran hidup
Tulisan yang memberi manfaat akan lebih mudah dibagikan kepada orang lain.
7. Gunakan Foto yang Mendukung
Di blog atau Kompasiana, foto sangat membantu menarik perhatian pembaca.
Omjay sering menggunakan foto kegiatan nyata sebagai penguat cerita.
Foto yang baik membuat tulisan lebih hidup dan kredibel.
8. Akhiri dengan Kesan yang Kuat
Jangan mengakhiri tulisan secara tiba-tiba.
Berikan pesan yang membekas.
Misalnya:
"Hari itu saya belajar bahwa seorang guru tidak hanya mengajarkan pelajaran kepada muridnya. Kadang-kadang justru muridlah yang mengajarkan pelajaran hidup kepada gurunya."
Kalimat penutup yang kuat akan membuat pembaca mengingat tulisan lebih lama.
9. Menulis Secara Rutin
Tulisan menarik lahir dari kebiasaan menulis.
Contohnya adalah Pak Dedi Dwitagama dan Omjay tidak menjadi blogger terkenal dalam semalam. Mereka menulis terus-menerus selama bertahun-tahun.
Semakin sering menulis:
Semakin kaya ide
Semakin tajam pengamatan
Semakin enak gaya bahasa
Semakin banyak pembaca
10. Tulis dengan Hati
Ini rahasia yang paling penting.
Tulisan yang lahir dari hati akan sampai ke hati pembaca.
Ketika Omjay menulis tentang keluarga, murid, perjalanan naik LRT, kesehatan, atau pengalaman mengajar, yang dibagikan bukan hanya informasi, tetapi juga perasaan dan pelajaran hidup.
Seorang kawan lainnya mengirimkan video yang bagus sekali. Silahkan klik link youtube di bawah ini.
https://youtu.be/3k84tAmgjUs?si=Jo9OLB0tuPkONyes
Menulis yang baik dan benar memang akan membuat penulisnya terkenal. Seperti yang telah sering Omjay sampaikan:
"Jangan menulis agar terkenal. Menulislah agar bermanfaat. Jika tulisan Anda bermanfaat, pembaca akan datang dengan sendirinya."
Dan jangan lupa motto Omjay yang sudah menginspirasi banyak guru Indonesia:
"Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi."
Salam blogger persahabatan
Omjay/Kakek Jay
Guru blogger indonwsia
