Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Kisah Omjay Ketika Berada di Turki dan Bertemu Presiden Erdogan

24 Juni 2026   18:16 Diperbarui: 25 Juni 2026   02:06 180 4 2

Kisah Omjay kali ini tentang sebuah kalimat dalam bahasa Inggris yang Omjay ambil dari hari anak internasional yang berisikan Life is Beautiful When Children Smile. Omjay bertemu presiden Erdogan dan anak anak dari 47 negara yang diundang ke Turki atau Turkiye dalam rangka hari anak internasional.

Kisah Omjay di turki/dokpri
Kisah Omjay di turki/dokpri

Ketika Senyum Anak-Anak di Turki Kembali Hadir dalam Kenangan Omjay setahun lalu. Sebuah kisah nyata yang dituliskan Oleh: Dr. Wijaya Kusumah, M.Pd. (Omjay) Guru Blogger Indonesia untuk Kompasiana tercinta.

https://www.kompasiana.com/wijayalabs/68099764ed64157e376547a2/life-is-beautiful-when-children-smile?utm_source=Whatsapp&utm_medium=Refferal&utm_campaign=Sharing_Mobile

Pagi itu LRT Jabodebek melaju perlahan meninggalkan Stasiun Cikunir menuju Dukuh Atas. Dari balik jendela kereta, saya memandang langit Jakarta yang mulai cerah. Kesibukan kota perlahan bergerak. Para pekerja bergegas menuju kantor, para pelajar bersiap menuju sekolah, dan saya kembali membuka ponsel untuk membaca tulisan lama yang pernah saya buat di Kompasiana berjudul Life is Beautiful When Children Smile. Tulisan itu seakan membuka kembali pintu kenangan yang selama ini tersimpan rapi di dalam hati.

https://youtu.be/W4MlccVCOeo?si=FumUpeJQuTZOn80z

Tiba-tiba ingatan saya melayang jauh ke negeri dua benua, Turki. Negeri yang pernah saya kunjungi beberapa tahun lalu dalam sebuah perjalanan pendidikan yang sangat berkesan. Saat itu saya datang bukan hanya untuk melihat bangunan bersejarah, masjid-masjid megah, atau menikmati keindahan kota Istanbul. Ada sesuatu yang jauh lebih membekas dalam ingatan saya, yaitu senyum anak-anak Turki yang tulus dan menenangkan hati.

Saya masih ingat ketika berjalan di sebuah taman kota. Anak-anak berlari dengan riang sambil bermain kejar-kejaran. Mereka tertawa lepas tanpa beban. Wajah mereka memancarkan kebahagiaan yang sulit dilukiskan dengan kata-kata. Ketika melihat saya membawa kamera, beberapa anak melambaikan tangan sambil tersenyum. Ada yang bahkan mendekat dan mencoba menyapa dengan bahasa Inggris sederhana.

Senyum mereka begitu tulus. Senyum yang tidak dibuat-buat. Senyum yang lahir dari hati yang masih bersih.

Saat itulah saya menyadari bahwa kebahagiaan sesungguhnya sering kali hadir dalam bentuk yang sangat sederhana. Tidak perlu gedung mewah. Tidak perlu kendaraan mahal. Tidak perlu jabatan tinggi. Kebahagiaan bisa hadir melalui senyum seorang anak kecil.

Hari ini, ketika usia saya sudah melewati banyak perjalanan hidup, kenangan itu justru semakin kuat terasa. Apalagi setelah saya memiliki cucu tercinta, Tanaya Faza Afisa. Setiap kali melihat cucu saya tersenyum, saya seperti kembali berada di Turki. Ada kehangatan yang sama. Ada ketulusan yang sama. Ada harapan yang sama bahwa dunia ini masih indah selama anak-anak masih bisa tersenyum bahagia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3