Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.
Betapa sering telinga kita dipenuhi berbagai informasi yang belum tentu bermanfaat. Kita rela berjam-jam mendengarkan hiburan, tetapi terkadang merasa berat meluangkan beberapa menit untuk mendengarkan kajian agama atau membaca Al-Qur'an.
Padahal telinga adalah pintu ilmu. Melalui telinga kita belajar. Melalui telinga kita menerima nasihat. Melalui telinga kita memperbaiki diri.
Terakhir, Omjay membaca kalimat yang sangat menohok.
"Jika Allah tarik nikmat mulut, barulah kita mau berkata yang baik dan mengaji."
Betapa banyak kata yang keluar tanpa dipikirkan terlebih dahulu. Terkadang mulut lebih cepat berbicara daripada hati yang bijaksana. Padahal Rasulullah SAW mengajarkan agar berkata baik atau lebih baik diam.
Mulut juga merupakan nikmat besar yang memungkinkan kita membaca Al-Qur'an, berdzikir, berdoa, mengajar, memberi semangat kepada orang lain, dan menyampaikan ilmu yang bermanfaat.
Sebagai guru, Omjay menyadari bahwa setiap kata yang diucapkan di depan kelas bisa menjadi penyemangat atau justru melemahkan semangat belajar siswa. Oleh karena itu, menjaga lisan adalah bagian dari ibadah yang harus terus dilatih.
Pengalaman hidup mengajarkan Omjay bahwa kesehatan bukanlah sesuatu yang bisa dianggap remeh. Setelah melewati berbagai ujian kesehatan, Omjay semakin memahami arti syukur. Dulu mungkin Omjay sering terburu-buru menjalani aktivitas tanpa sempat menikmati nikmat yang telah Allah berikan.
Kini setiap pagi menjadi kesempatan untuk mengucapkan, "Alhamdulillah."
Masih bisa bangun tidur. Masih bisa berjalan. Masih bisa melihat. Masih bisa mendengar. Masih bisa menulis. Masih bisa mengajar. Masih bisa berkumpul bersama keluarga.
Semua itu bukan hak kita, melainkan anugerah Allah SWT yang dapat diambil kapan saja sesuai kehendak-Nya.