Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Buku kisah Omjay 50 Tahun Menjadi Manusia

26 Juli 2026   15:24 Diperbarui: 27 Juli 2026   06:11 102 5 2

Teknologi berkembang sangat pesat. Kecerdasan buatan kini mampu membantu manusia menulis, menerjemahkan, menganalisis data, bahkan menghasilkan karya visual. Namun satu hal tetap tidak dapat digantikan mesin, yaitu ketulusan hati. Pengalaman hidup yang lahir dari air mata, tawa, perjuangan, dan doa akan selalu mempunyai nilai yang berbeda dibanding sekadar rangkaian kalimat yang tersusun rapi.

Itulah sebabnya saya terus percaya bahwa menulis bukan hanya kegiatan intelektual, melainkan juga perjalanan spiritual. Ketika seseorang menulis dengan hati, ia sedang berdialog dengan dirinya sendiri. Setiap paragraf menjadi ruang refleksi, sedangkan setiap titik mengajarkan bahwa semua perjalanan memiliki jeda untuk merenung.

Kini, pada usia lima puluh empat tahun, saya tidak lagi mengejar pengakuan. Saya lebih ingin menjadi manusia yang bermanfaat. Jika suatu hari nama saya terlupakan, semoga tulisan-tulisan yang pernah saya tinggalkan masih mampu menyalakan semangat belajar, menumbuhkan keberanian berkarya, serta menguatkan mereka yang sedang berjuang menghadapi kehidupan.

Buku Kisah Omjay: 50 Tahun Menjadi Manusia mungkin telah berusia empat tahun. Kertasnya bisa menguning, sampulnya mungkin mulai memudar, tetapi nilai yang dikandungnya justru semakin menemukan makna baru. Sebab kehidupan tidak berhenti pada usia lima puluh, lima puluh empat, atau angka berapa pun. Kehidupan adalah kesempatan tanpa henti untuk terus belajar menjadi manusia yang lebih arif, lebih rendah hati, lebih peduli, dan lebih mencintai sesama.

Saya menutup tulisan ini dengan keyakinan sederhana. Selama napas masih berembus, masih ada halaman baru yang dapat ditulis. Selama hati tetap menyala, selalu ada pengalaman yang layak dibagikan. Dan selama ilmu terus diamalkan, usia bukan sekadar pertambahan angka, melainkan perjalanan indah menuju kematangan jiwa. Menjadi tua adalah keniscayaan, tetapi terus bertumbuh menjadi manusia yang membawa manfaat adalah pilihan yang akan selalu saya perjuangkan.

Salam blogger persahabatan
Wijaya Kusumah - omjay
Guru blogger indinesia
Blog https://wijayalabs.com


HALAMAN :
  1. 1
  2. 2