Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil OMJAY. Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, Menulis lah di blog Kompasiana Sebelum Tidur. HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Dengan Cara Terbaikmu Kamu Akan Sukses

18 Agustus 2026   15:48 Diperbarui: 18 Agustus 2026   19:44 154 2 0

Tetapi jangan pernah menganggap kesulitan sebagai akhir perjalanan.

  • Bisa jadi, kesulitan adalah cara kehidupan mendewasakan kita.
  • Bisa jadi, keterbatasan justru membuat seseorang lebih kreatif.
  • Bisa jadi, keadaan yang sulit memaksa kita menemukan kemampuan yang selama ini tidak pernah kita sadari.

Saya pun sampai hari ini masih terus belajar. Meskipun sudah mendapatkan pendidikan tinggi, saya tidak pernah merasa sudah selesai belajar. Kehidupan selalu memberikan pelajaran baru.

Hari ini saya mendapatkan pelajaran dari seorang pedagang cilik.

  • Bukan dari seorang profesor.
  • Bukan dari seorang motivator terkenal.
  • Bukan pula dari buku yang tebal.

Tetapi dari seorang anak kecil yang berani berjalan menawarkan dagangannya. Sungguh luar biasa.

Saya kemudian merenungkan perjalanan hidup sendiri. Ternyata apa yang saya nikmati hari ini juga tidak datang secara tiba-tiba. Ada proses panjang, ada perjuangan, ada kegagalan, ada pertemuan dengan banyak orang, ada kesempatan yang datang, dan tentu saja ada keberanian untuk mencoba.

Saya percaya, setiap manusia memiliki takdir dan jalan perjuangannya sendiri. Jangan terlalu sibuk melihat jalan orang lain sampai lupa berjalan di jalan kita sendiri.

  • Kalau jalan kita berbeda, tidak perlu malu.
  • Kalau langkah kita lebih lambat, tidak perlu minder.
  • Kalau hari ini kita masih berjuang, jangan merasa gagal.

Sebab kita tidak pernah tahu apa yang sedang dipersiapkan Tuhan di balik setiap perjuangan. Yang penting adalah terus bergerak. 

Lakukan apa yang bisa dilakukan hari ini. Kalau belum mampu melakukan sesuatu yang besar, lakukan hal kecil dengan sungguh-sungguh.

  • Kalau belum bisa membantu banyak orang, bantulah satu orang.
  • Kalau belum bisa menghasilkan banyak uang, mulailah dari pekerjaan yang halal dan jujur.
  • Kalau belum bisa menjadi orang sukses, jadilah orang yang mau terus belajar.

Sebab kesuksesan bukan hanya tentang berapa banyak uang yang kita punya. Kesuksesan juga tentang seberapa besar kita mampu bertahan, bangkit, memberi manfaat, dan menjadi manusia yang lebih baik.

Video pendek yang saya terima hari ini akhirnya membuat saya menulis. Saya terharu. Saya bersyukur.

Saya juga kembali diingatkan bahwa pendidikan yang tinggi harus membuat kita semakin rendah hati. Sebab ternyata kita masih bisa belajar dari siapa saja, bahkan dari seorang anak berusia 13 tahun.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8