
Ini adalah sebuah siasat Arjuna dan Supraba.
Niwatakawaca pun merasa senang dan atas rayuan Supraba, Niwatakawaca mengatakan bahwa kelemahannya ada di tenggorokannya.
Arjuna yang pura-pura tersungkur lalu bangkit dan membunuh Niwatakawaca dengan menusuk tenggorokannya. Matilah Niwatakawaca.
Baca juga: https://www.kompasiana.com/aremangadas/64951be108a8b51d514ba425/panjangnya-tenggorokan

Supraba dan Arjuna pun menghadap para dewa yang merasa senang karena Jonggring Saloka kembali tenang dan damai.
0 0 o
Inti dari kisah: jangan terlalu mengumbar perkataan dan pernyataan yang membuat perselisihan dan perpecahan seperti pada masa Kahuripan saat kisah Arjuna Wiwaha ditulis.