Best in Citizen Journalism dan People’s Choice Kompasiana Awards 2024. Nulis tentang keseharian.
usia 60 tahun lebih
atur jalan
suara bergetar
langkah gemetarkopi seduh
tanpa tempat teduhpahit melihat
lansia tak berumah
salah arah
tersesat
TAK SULIT menjumpai sosok berusia lebih dari 60 tahun di sekitar rumah yang masih aktif mengais rezeki. Dari mereka saya mendapatkan Cerita Lansia.
Jalan ke belakang, menuju gang di antara permukiman padat, ada Umi penjual gado-gado bumbu ulek dan gorengan. Jalan lebih ke dalam, penjual sayur dan barang kebutuhan dapur. Bagusnya, nenek-nenek tersebut berdagang di teras rumah.
Jalan kaki ke depan, mengarah ke trotoar Jalan Tentara Pelajar Kota Bogor, terdapat para lansia yang mengutip uang receh demi melanjutkan hidup.
Satu lansia bekerja menjadi pengatur jalan. Memberi aba-aba bagi mobil yang hendak menembus jalan besar dari jalan lebih kecil. Atas "jasa" itu ia mendapatkan seribu dua ribu rupiah. Kadang pengemudi memberikan Rp5.000. Ada yang hanya melambaikan 5 jari tangan.
"Ia akan bayar tanggal lima," gurau mereka menertawakan nasib.
Pengatur di pertigaan jalan itu lebih dari satu. Lansia pengganti datang pukul 8.30-9.00 WIB, aplusan hingga siang pukul setengah dua. Ketika ditanya, berapa mendapatkan penghasilan dalam satu hari? Jawaban mereka tidak pernah tegas.
"Ya ..., pokoknya ada."