Gregorius Nafanu
Gregorius Nafanu Petani

Dari petani, kembali menjadi petani. Hampir separuh hidupnya, dihabiskan dalam kegiatan Community Development: bertani dan beternak, plus kegiatan peningkatan kapasitas hidup komunitas lainnya. Hidup bersama komunitas akar rumput itu sangat menyenangkan bagiku.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Pupuk Kompos Berkualitas Berawal dari Tarian Lentik Jemari Mereka

2 Januari 2026   10:31 Diperbarui: 2 Januari 2026   10:31 115 4 0

Pastikan adukannya merata, seperti mengaduk campuran semen dan pasir untuk membangun rumah, atau campuran adonan kue yang biasa dibuat oleh para ibu.

Setelah diaduk secara merata, maka adonan ini ditutup rapat. Dalam praktik ini, anak-anak menggunakan terpal untuk menampung sekaligus menutup hasil racikan produk mereka.

Ketebalan tumpukan juga berpengaruh terhadap kelembaban dan proses penguraian oleh mikroorganisme. Bagian yang kering, tidak akan disukai mikroorganisme. Tebal tumpukannya antara 20 - 50 cm.

Setiap minggu, produknya dicek dan dipastikan tetap lembab. Sebaiknya diaduk sehingga proses pengomposannya berjalan lancar.

Siswa dan siswi SMKN 1 Baradatu praktik membuat pupuk kompos berkualitas berbahan kulit kopi, gedebog pisang, gamal, kohe (dok Gregorius Nafanu)
Siswa dan siswi SMKN 1 Baradatu praktik membuat pupuk kompos berkualitas berbahan kulit kopi, gedebog pisang, gamal, kohe (dok Gregorius Nafanu)

Ciri kompos yang siap digunakan

Jika proses pengomposannya berjalan baik, maka sudah dapat digunakan dalam waktu 1 hingga 2 bulan, tergantung dari kondisi, metode, dan penggunaan aktivator seperti EM4 dan molase gula tebu.

Kompos yang sudah matang menandakan proses dekomposisi telah sempurna. Ini berarti nutrisi di dalamnya sudah siap diserap tanaman, dan tidak akan menarik hama atau menyebabkan tanaman menjadi layu karena sisa bahan mentah yang membusuk.

Ciri kompos matang dan sudah siap digunakan adalah sebagai berikut:

Warna
Warna kompos yang sudah matang terlihat cokelat tua hingga hitam pekat, seperti warna tanah humus pada umumnya.

Bau
Bau kompos beraroma seperti tanah segar atau hutan setelah hujan, bukan bau busuk sampah atau amonia.

Tekstur
Tekstur gembur, remah, dan mudah hancur di tangan. Tidak lengket atau basah, juga tidak terlalu kering.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3