Dari petani, kembali menjadi petani. Hampir separuh hidupnya, dihabiskan dalam kegiatan Community Development: bertani dan beternak, plus kegiatan peningkatan kapasitas hidup komunitas lainnya. Hidup bersama komunitas akar rumput itu sangat menyenangkan bagiku.
Selain itu, metode TOT juga membantu meningkatkan efisiensi waktu tanam.
Petani dapat langsung menanam setelah panen tanaman sebelumnya tanpa harus menunggu proses pengolahan tanah yang memakan waktu.
Hal ini memungkinkan petani melakukan rotasi tanaman dengan lebih cepat.

Dengan teknik yang relatif sederhana dan biaya yang lebih rendah, sistem tanam jagung tanpa olah tanah menggunakan tugal menjadi salah satu alternatif budidaya yang efisien dan ramah lingkungan bagi petani.
Jika diterapkan dengan perawatan yang tepat, metode ini tetap mampu menghasilkan produksi jagung yang optimal.***