Belajar lagi... Belajar mendengarkan, belajar memahami, belajar mengatur waktu, belajar belajar belajar... belum terlambat untuk belajar...

Menurunkan harga. Di Kota Malang banyak kita jumpai es viral yang turun harga, yang awalnya dulu dijual 5.000 an sekarang hanya 3.000 an saja. Hal ini tentu bertujuan untuk menarik para pelanggan.
Memisah air gula dengan es viral. Hal ini dilakukan karena es viral tak selaris dulu, jika dulu 2-3 jam es viral bisa ludes terjual maka kini perlu seharian agar es viral bisa habis terjual. Akibatnya es batu mulai mencair dan rasa manis es viral mulai hambar. Oleh karena itu sebagian pedagang memisah air gula dengan es viral agar manisnya tetap terjaga.
Membuat es viral dengan wadah lebih kecil. Hal ini lebih efisien dengan sistem refill jadi pedagang meracik es viral secukupnya, bila habis baru meracik lagi.
Nah salah satu es viral yang bertahan di Kota Malang berada di daerah Kebalen pas di samping Alfamidi. Es Tong Viral namanya, di sini menyediakan berbagai rasa es viral dengan harga 3.000 an saja. Ada es buah, es kopyor, es capcin, es durian dan es blewah. Khusus es teler dibanderol dengan harga 4.000 an saja, murah meriah bukan???
Bagaimana di tempat kalian??? Masih adakah penjual es viral yang masih bertahan???