Saya memulai hidup ini dengan menulis puisi dan cerita pendek, kemudian jadi wartawan, jadi pengelola media massa, jadi creative writer untuk biro iklan, jadi konsultan media massa, dan jadi pengelola data center untuk riset berbasis media massa. Saya akan terus bekerja dan berkarya dengan sesungguh hati, sampai helaan nafas terakhir. Karena menurut saya, dengan bekerja, harga diri saya terjaga, saya bisa berbagi dengan orang lain, dan semua itu membuat hidup ini jadi terasa lebih berarti.
Latihan demi latihan, itulah cara yang paling ampuh untuk menanamkan sekaligus menumbuhkan disiplin diri pada mereka. Masalahnya, untuk datang latihan sesuai jadwal, bukan hal yang mudah. Ada saja pemain yang berhalangan hadir. Latihan seringkali tidak lengkap.
Tantangan itulah yang dari waktu ke waktu dihadapi Tias Tano Taufik dan Liswanto dalam mengelola klub U-15 masing-masing. Agaknya, tantangan serupa juga dihadapi oleh para pelatih dari 14 klub lainnya, yang menjadi peserta Liga Soeratin Jakarta U-15 ini.
Peran Kompetisi Durasi Panjang
"Keberadaan Liga Soeratin Jakarta U-15 ini, sesungguhnya merupakan wadah kompetisi, sebagai solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi oleh Tias Tano Taufik, Liswanto, dan para pelatih lainnya dalam mengembangkan klub masing-masing," tutur Yosef Erwiyantoro, owner radiobola.co.id, yang menjadi penyelenggara liga ini.
Tanpa mengikuti kompetisi, tentu para pemain U-15 tersebut tidak akan pernah mengalami secara langsung, betapa pentingnya disiplin dalam latihan. Betapa latihan yang intens, sangat menentukan performa tiap pemain dalam pertandingan.
Karena basis kompetisi ini adalah pembinaan yang intens serta menyeluruh, makanya skala pesertanya sampai 16 klub, yang berasal dari Sekolah Sepak Bola (SSB) yang tersebar di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Untuk mencapai intensitas yang relevan, Liga Soeratin Jakarta U-15 ini, meliputi total 127 pertandingan di rentang waktu Juni hingga November 2026 mendatang. Dengan demikian, tiap pemain di tiap klub, menghadapi sebanyak mungkin kendala serta menemukan sebanyak mungkin solusi untuk mengatasinya.
"Bahasa kerennya, Liga Soeratin Jakarta U-15 ini, merupakan kawah candradimuka bagi para pelatih serta pemain klub U-15 yang menjadi peserta," ungkap Yosef Erwiyantoro lebih lanjut. Dengan demikian, pelatih dan tiap pemain di tiap klub, leluasa mengasah kompetensi mereka.
Yang tak kalah penting, melalui 127 kali pertandingan tersebut, tiap pelatih dan tiap pemain, memiliki kesempatan untuk mengembangkan networking mereka. Di era digital kini, kita tahu, betapa pentingnya networking, yang menjadi fondasi untuk membangun kolaborasi.
Maka, tak berlebihan, bila Liga Soeratin Jakarta U-15 ini, merupakan konsep pembinaan yang menyeluruh serta intens. Jadi, bukan hanya sebatas pertandingan sepak bola. Atas dasar itulah, Pramono Anung selaku Gubernur DKI Jakarta, mendukung penuh liga ini.
Awalnya, tahun 2025 lalu, Pramono Anung mendukung Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2025, yang diadakan radiobola.co.id. Ketika itu, pesertanya 18 klub dari kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Berlangsung dari April hingga November 2025.