Isson Khairul
Isson Khairul Jurnalis

Saya memulai hidup ini dengan menulis puisi dan cerita pendek, kemudian jadi wartawan, jadi pengelola media massa, jadi creative writer untuk biro iklan, jadi konsultan media massa, dan jadi pengelola data center untuk riset berbasis media massa. Saya akan terus bekerja dan berkarya dengan sesungguh hati, sampai helaan nafas terakhir. Karena menurut saya, dengan bekerja, harga diri saya terjaga, saya bisa berbagi dengan orang lain, dan semua itu membuat hidup ini jadi terasa lebih berarti.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Diklat ISA Moncer di Awal, Menang Tipis Atas Satria Sanggeni

24 Juni 2026   09:39 Diperbarui: 24 Juni 2026   09:39 112 2 0

Klub Diklat ISA mencetak 3 gol di 6 menit pertama pertandingan. Klub Satria Sanggeni membalas, akhirnya Diklat ISA hanya menang tipis. Inilah laga asyik di pekan kedua Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026, di lapangan rumput sintetis Pancoran Soccerr Field, Jakarta Selatan.

Gol Tercepat di Menit Pertama   

Klub Diklat ISA lawan klub Satria Sanggeni di Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026 di Pancoran Soccerr Field, Jakarta Selatan. Foto: Isson Khairul
Klub Diklat ISA lawan klub Satria Sanggeni di Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026 di Pancoran Soccerr Field, Jakarta Selatan. Foto: Isson Khairul

Destha Adithya dari klub Diklat ISA, mencetak gol di menit pertama, ke gawang klub Satria Sanggeni. Boleh jadi, itu gol tercepat di Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026, yang sudah memasuki pekan kedua, pada Minggu, 21 Juni 2026 lalu.

Gol pertama di menit pertama babak pertama itu, langsung disusul dengan gol kedua di menit ke-5 oleh Muhammad Salman. Kemudian, Muhammad Fachrizki menambah keunggulan Diklat ISA dengan gol ketiga di menit ke-6.

Tiga gol di 6 menit pertama pertandingan tersebut, sesungguhnya sudah memukul mental para pemain Satria Sanggeni. Tapi, pasukan asuhan Sahrul Ramadhan itu, ternyata benar-benar berjiwa ke-satria. Mereka terus gigih berjuang dan menciptakan gol balasan pertama di menit ke-11 ciptaan Ahmad Adly.

7 menit kemudian, persisnya di menit ke-18, Ahmad Zidan juga menciptakan gol balasan ke gawang Diklat ISA. Kedudukan menjadi 3-2 untuk Diklat ISA, hingga 35 menit babak pertama usai.

Di satu sisi, Zuchli Imran selaku owner Diklat ISA, tentu bangga, karena pasukannya berhasil mencetak 3 gol di enam menit pertama pertandingan. Tapi, ia kecewa, karena di menit-menit berikutnya, para pemain Diklat ISA banyak melakukan kesalahan.

"Karena kesalahan-kesalahan itulah, lawan berhasil membalas 2 gol. Tiap kesalahan yang kalian buat, itu menjadi peluang bagi lawan," ujar Zuchli Imran, yang secara detail mengevaluasi tindakan tiap pemain di lapangan.

Memasuki babak kedua, Satria Sanggeni langsung tancap gas. Di menit ke-40, hanya 5 menit setelah babak kedua dimulai, Syarif Tri Utomo langsung membobol gawang Diklat ISA. Kedudukan menjadi sama, 3-3. Sekali lagi, Syarif dan kawan-kawan menunjukkan jiwa ke-satria-an mereka.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2