Saya memulai hidup ini dengan menulis puisi dan cerita pendek, kemudian jadi wartawan, jadi pengelola media massa, jadi creative writer untuk biro iklan, jadi konsultan media massa, dan jadi pengelola data center untuk riset berbasis media massa. Saya akan terus bekerja dan berkarya dengan sesungguh hati, sampai helaan nafas terakhir. Karena menurut saya, dengan bekerja, harga diri saya terjaga, saya bisa berbagi dengan orang lain, dan semua itu membuat hidup ini jadi terasa lebih berarti.
Strategi pembinaan yang dilakukan Liswanto ini, menunjukkan bahwa ia paham betul dengan kondisi mental anak-anak yang masih di bawah 15 tahun. Ia berperan sebagai kakak, sebagai bapak, sekaligus sebagai pelatih yang melakukan pembinaan secara menyeluruh.
Barangkali, itulah sesungguhnya kekuatan yang dimiliki Maesa Pararaider, yang membuat para pemain klub ini, memiliki kesadaran penuh untuk terus-menerus meningkatkan performa.
Jakarta, 7 Agustus 2026