Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025

Tanaman dalam gambar tersebut diidentifikasi sebagai Adenium obesum, umumnya dikenal sebagai "mawar gurun" atau kamboja Jepang.
Meski foto pakai hp, ternyata hasilnya cantik, sebab saat ini cahaya cukup, membuat bunga Kamboja Jepang ini terlihat jelas dan tajam.
Adenium Obesum, yang dikenal juga sebagai Kamboja Jepang atau Desert Rose, adalah tanaman hias yang memiliki nilai estetika dan komersial tinggi.
Tanaman ini mempunyai keunikan, yaitu
keunikan batang dan akar (Bonggol). Ciri khasnya adalah batang yang tebal, berdaging, dan pangkal akarnya membesar menyerupai umbi (caudex). Bonggol ini berfungsi sebagai penyimpan air sehingga tanaman tahan kekeringan.
Bunga berbentuk seperti terompet, biasanya berkelopak 5, dan memiliki warna yang sangat variatif, seperti merah, merah muda, putih, dan corak campuran. Bunga muncul menggerombol di ujung ranting.
Tanaman ini berasal dari daerah kering di Afrika dan Asia Barat (misalnya selatan Gurun Sahara, dari Senegal sampai Kenya, dan Aden, ibu kota Yaman), sehingga sangat tahan kekeringan dan panas.
Semua bagian dari Adenium Obesum mengandung senyawa toksik yang dapat menyebabkan iritasi kulit dan keracunan jika tertelan. Perlu hati-hati saat menanganinya, terutama di sekitar anak-anak dan hewan peliharaan.
Umumnya ditanam sebagai tanaman hias karena keindahan bunga dan keunikan bentuk batangnya yang sering dibuat bonsai.
Masalah umum yang sering menimpa Kamboja Jepang adalah:
1. Busuk Akar
Masalah paling sering, disebabkan oleh penyiraman berlebihan atau media tanam yang tidak porous (mengikat air terlalu lama).
2. Tidak Mekar (Sulit Berbunga)
Sulit berbunga dapat disebabkan oleh kurangnya sinar matahari, praktik penyiraman dan pemupukan yang tidak tepat, atau usia tanaman.
Hama dan Penyakit
Tanaman ini rentan terhadap hama seperti kutu daun, kutu putih, dan tungau, serta penyakit seperti Pomopsis dan layu pucuk.

Tanaman dalam gambar adalah Bunga Nusa Indah ( Mussaenda philippica), varietas 'Doña Aurora' yang berwarna putih.
Nusa indah putih adalah perdu yang tergolong familia Rubiaceae atau kopi-kopian. Ia tumbuh liar di lereng bukit, semak-belukar, dan biasanya dipelihara sebagai tanaman hias.
Orang Melayu Sumatra menyebut tumbuhan ini daun putri dan nusa indah(Wikipedia)
Tanaman hias tropis ini dikenal karena ciri khasnya, yaitu:
Bagian putih yang mencolok sebenarnya adalah daun pelindung bunga atau braktea, bukan bunga sejati.
Bunga aslinya berukuran kecil, berbentuk bintang, dan biasanya berwarna kuning cerah atau oranye, terlihat di tengah-tengah braktea putih.
Tanaman ini berasal dari Filipina dan populer dibudidayakan sebagai tanaman hias di seluruh Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Dapat tumbuh sebagai semak atau pohon kecil hingga 3 meter dan menyukai sinar matahari penuh hingga semi-teduh.