Isti  Yogiswandani
Isti Yogiswandani Lainnya

Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Trip to Wonolelo

17 Januari 2026   11:56 Diperbarui: 17 Januari 2026   11:56 255 15 1

Istirahat di Ngerong(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Istirahat di Ngerong(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

Wonolelo. Tepatnya Wonolelo Hill camp yang kali ini menjadi lokasi pertemuan CVI dalam Anniversary Vantastic CVI Jatim yang dilaksanakan oleh CVI Jateng.

Sekilas tentang Wonolelo Hill camp langsung kucermati. Lumayan medannya, tapi view-nya cantik banget, bagai dunia fiksi 2026. Melihat sekilas membuatku sudah merasa berada di antara hamparan awan putih, langit biru dan merapi yang menjulang gagah sekaligus cantik dan indah. Eh, lebay ya....! Nggak kok!

Dari google maps, perkiraan waktu tempuh sekitar 3 jam lebih, tapi aku memperkirakan waktunya bisa 2 kali lipat bahkan lebih, sebab di situ ada istirahat, salat Jumat dan waktu putar-putar saat salah atau terlewat membawa maps. 

Aku mengajak Ayah berangkat pagi selepas subuh, jadi saat salat Jumat sudah sampai di Salatiga dan sampai lokasi hari masih terang.  Tapi Ayah meremehkannya.

Akhirnya sekitar pukul 08.30 baru berangkat.  Sampai di Plaosan pukul 09.30, membuat Ayah semakin santai dan seenaknya. Berhenti berlama-lama sarapan di Pom.bensin, pura-pura isi nitrogen, padahal sudah diisi, sebab berharap sampai di Ngerong sate kelinci sudah buka, dan salat Jumat di situ.

Sejujurnya aku sudah geregetan, planningku jadi mentah dan acak Adul.

Pukul 10.00 wib Ayah malah berhenti di Plaosan, untuk menunggu salat Jumat yang yang baru dilaksanakan sekitar pukul duabelas lebih. Di situ kesabaran ku sudah habis.

Istirahat di Ngerong(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Istirahat di Ngerong(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

"Gini Mas, maksudku, kita salat Jumat di Salatiga, atau di sekitar Palurlah kalau tidak terkejar. Nanti masuk tol Palur sampai Exit tol Salatiga sekitar satengah jam, atau satu jam kalau mau istirahat di rest area. Jadi paling lambat jam 13.00 kita sudah di Salatiga, dan ngemap ke Wonolelo. Mungkin bisa dua sampai tiga jam, soalnya kita sama sekali nggak paham jalan atau Medan, kalau kita persiapkan waktu banyak, nanti sampai lokasi masih terang.

"Nggak. Paling dua- tiga jam sudah sampai!" Ayah sudah nggak mau dibantah, dan berhenti di parkiran masjid ngerong, dan ternyata sate kelincinya nggak buka. Nah Lo!

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2