Isti  Yogiswandani
Isti Yogiswandani Lainnya

Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Perjalanan Menegangkan yang Dibalas Keindahan(Trip to Wonolelo 3)

17 Januari 2026   17:20 Diperbarui: 17 Januari 2026   17:32 238 5 1

Trip to Wonolelo 3: Menembus kabut pagi(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Trip to Wonolelo 3: Menembus kabut pagi(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

Suara alarm hape disambut kumandang azan samar-samar membangunkan kami. Hawa dingin menyergap, tapi kewajiban tak boleh dilewatkan. Sepertinya tidak ada Musala di dekat sini.

Akhirnya kami ke toilet dan mengambil air wudhu di kran depan depot bakso. Tapi tempat salat agak rumit dan susah didapat.

" Kita naik sekarang saja, Mas. Nanti pasti ada Musala, kita berhenti salat dulu.

"Ya sudah, Ayuk berangkat. Biar nggak kesiangan. Hujan juga sudah reda.

"Bismillahi tawakkaltu 'alallah, laa haula wa laa quwwata illa billah". Pelan-pelan kami berangkat menembus pagi yang berkabut. Tapi Aku sempat merinding saat jalan yang kami tempuh bukan pemukiman. Gelap, berkabut, berkelok dengan tanjakan dan turunan yang konsisten membuat Aku merasa membuat keputusan yang salah.

Trip to Wonolelo 3: Menembus kabut pagi(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Trip to Wonolelo 3: Menembus kabut pagi(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

Bahkan di tikungan kami sempat salah arah, padahal jalan agak sempit dengan tanjakan dan turunan. Jalan susah diprediksi, entah mau naik, turun, belok kanan atau belok kiri.

Beruntung ada sebuah rumah dengan halaman luas yang bisa dimanfaatkan untuk putar balik.

Akhirnya perjalanan kami lanjutkan dengan rasa cemas dan waspada. Sempat melewati perkampungan, tapi tak kami temukan Musala. Bahkan kembali melewati jalan yang kanan kiri pepohonan. 

Aku sering menahan nafas, dan kakiku ikut reflek menekan saat tanjakan atau turunan. Akhirnya melewati perkampungan, dengan lampu penerangan. Aku melihat orang bersarung dan membawa sajadah baru masuk rumah.

"Mas, stop!  Itu ada orang baru pulang subuhan, di dekat sini pasti ada Musala. Nanti biar aku tanya penduduk saja, lokasinya di mana."

Kebetulan ada Ibu-ibu ibu yang sepertinya jalan -jalan pagi.

" Bu, maaf. Di dekat sini ada musala?"

"Oh, itu. Gapura itu masuk sekitar 50 meter!" Tangannya menunjuk ke sebelah selatan, dan kulihat ada kubahnya. Alhamdulillah.

"Terima kasih, Bu!"

"Sama-sama!"

"Boleh parkir di sini, Bu?"

"Boleh! Silakan saja!"

Akhirnya kita menemukan Musala dan bisa menunaikan salat subuh. Sesudahnya kami istirahat sebentar. Kebetulan Aku selalu membawa termos air panas dan minuman saset yang praktis saat bepergian jauh atau camping.

Aku menyeduh kopi mocca, tapi Ayah malah memilih menyeduh vitamin . Ya sudah, suka-suka lah!

Trip to Wonolelo 3: Menembus kabut pagi(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Trip to Wonolelo 3: Menembus kabut pagi(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

Saat hari mulai terang kami melanjutkan perjalanan. Suasana pagi yang segar sempat mengalihkan ketegangan selalu mencermati google maps.

Gunung Merbabu dan merapi yang menaungi tempat camping kami terlihat biru dan diselimuti kabut pagi. Memberikan pemandangan yang menentramkan dan kesejukan.

Akhirnya kami tiba di lokasi, dan tempat camping nyaris penuh. Peserta sebagian besar sudah datang karena acaranya sudah dimulai sejak hari Jumat.

Perjalanan Menegangkan yang Dibalas Keindahan(Trip to Wonolelo 3): Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani 
Perjalanan Menegangkan yang Dibalas Keindahan(Trip to Wonolelo 3): Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani 

Masya Allah. Indah sekali view-nya. Tenda para peserta camping Vantastic, disertai keindahan suasana pagi di Wonolelo hill camp sungguh memanjakan rasa dan mata.

Tidak rugi bersusah payah mencapai nya. Berasa di dunia fiksi 2026 tapi nyata. Keindahan yang dianugerahkan sang maha pencipta untuk dinikmati dan disyukuri.

Alhamdulillah sudah sampai di lokasi. Aku sudah tak sabar untuk merekam keindahan yang terus berganti setiap cuaca berubah.


HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3