Isti  Yogiswandani
Isti Yogiswandani Lainnya

Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Temu Keluarga: Pesan Berantai Antar Generasi dalam Silsilah Keluarga

21 Maret 2026   12:00 Diperbarui: 21 Maret 2026   12:00 113 16 8

Sungkeman (Ilustrasi diolah dengan Meta AI)
Sungkeman (Ilustrasi diolah dengan Meta AI)

Sepulang salat Ied hari ini, sebelum mudik untuk  Acara temu keluarga, Aku mohon maaf dulu pada Ayah, suami tercinta.

"Mas, maafin Aku kalau suka ndableg dan banyak salah, ya!" Kucium tangannya.

"Sama-sama Dek, Aku juga mohon maaf kalau selama ini banyak salah," sambil. Cup .cup.. dan cup!!!

"Sudah yuk, packing! Kita kan mau mudik!" 

"Oke, mau beli gas dulu. Kebetulan tadi pagi mau manasin sayur, malah kehabisan gas, beruntung masih mudah mendapatkan gas untuk keluarga miskin. Eh...! Itu juga dapat nya jaman kompensasi minyak tanah, cuma satu lagi. Gimana nggak tercatat sebagai keluarga miskin. Hihihi...malah ngelantur.

Yuk mudik dulu, katanya mau temu Keluarga. Habisnya saudara jauh semua, dari Madiun, Semarang, Bandung, Purworejo. Beruntung bisa ngumpul di kampung halaman. Hehehe...

Sungkeman (Ilustrasi diolah dengan Gemini AI)
Sungkeman (Ilustrasi diolah dengan Gemini AI)

Suasana hari raya Idulfitri atau Lebaran selalu identik dengan satu momen yang paling dinanti: temu keluarga. Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa, momen ini menjadi puncak kemenangan yang dirayakan dengan kehangatan, tawa, dan tentu saja, hidangan khas yang menggugah selera.

Suasana hangat pertemuan keluarga di hari kemenangan


Gemuruh Takbir dan Aroma Masakan 

Pagi hari dimulai dengan gema takbir yang bersahutan, menciptakan atmosfer syahdu sekaligus penuh semangat. Di dapur, kesibukan sudah dimulai sejak malam sebelumnya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3