Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025
Akhirnya Aku beli ikan kakap panggang dan ikan dorang yang ditusuk bambu. Om Kelik dan Tante Monik, sebelum nya juga sudah membeli ikan Pe asap. Cukuplah untuk makan malam bersama sambil bakar api unggun nanti malam. Kalau buat oleh-oleh, sebelum pulang saja belinya, biar lebih segar.
Kami melanjutkan perjalanan ke Lokasi wisata Pantai Boom Tuban yang dipergunakan untuk Camping deklarasi CVI Talangono.

Sampai di lokasi, peserta sudah banyak yang datang, sebab acaranya dilaksanakan hari Jumat, Sabtu dan Minggu. Sedang kami baru datang di hari Sabtu.
Om Kelik langsung memandu kami ke lokasi camping yang dipilihnya untuk 3 KR. Lokasinya hanya sekitar 10 m dari tepi laut. Bisa langsung memandang ke laut lepas.
Tak menunggu gelap, kami langsung menata posisi. Untuk auning, kita pakai punya Mbah Mul, sebab Suamiku buka RTT, mumpung ada yang membantu. Kalau sendirian agak repot menatanya
Meja dan kursi lipat dibuka untuk bersantai di dekat tenda, atau untuk duduk-duduk di tepi laut sambil memandang laut lepas.

Usai menata posisi tenda, Kami mulai berpencar menikmati laut, Surya yang mulai tenggelam, dan suasana senja yang eksotis.
Siluet tenda dan siluet diri menghias indah nya senja
"Ayo Nte, kita buat foto siluet bergantian!"