Isti  Yogiswandani
Isti Yogiswandani Lainnya

Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Trip To Tuban 4: Menikmati Ikan Bakar, Asem Manyung Tanpa Cerita Bayar Membayar

10 Mei 2026   18:09 Diperbarui: 10 Mei 2026   20:28 164 9 1

Menikmati makan malam dengan ikan bakar, asem-asem Manyung dalam belaian angin laut yang lembut(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Menikmati makan malam dengan ikan bakar, asem-asem Manyung dalam belaian angin laut yang lembut(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

Malam menjelang, Surya sudah bersembunyi, berganti kerlip cahaya perahu nelayan yang melaut. Angin laut membelai lembut, sedikit mengusik nyala api yang sedang berbakti menyempurnakan kematangan ikan asap yang dibumbu panggang.

Aroma ikan Pe goreng, asem-asem Manyung yang dimasak Tante Monik, mencolek-colek indra dan menggelitik perut yang mulai berdemo.

Ditambah aroma ikan panggang mentega yang dipanggang Tante Etik, semakin deras godaan yang bergantian menggoda dan mencubit rasa lapar ditambah doyan. Eh...

Menikmati makan saat camping tidak perlu ada cerita bayar membayar, sebab kita menikmati bekal bawaan dengan memasak dan menyiapkan nya bersama.

Menu sudah siap. Yuk makan malam bersama (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Menu sudah siap. Yuk makan malam bersama (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

Nasi yang dikukus di dandang juga ikut menguarkan wangi beras yang sedang bertransformasi menjadi nasi siap saji dan siap santap.

Ah.... akhirnya waktunya tiba. Makan malam bersama. Mbah Mul dan Tante Monik mengangkat kursi ke tepi laut, sementara Ayah dan Om Kelik sudah sejak tadi mengobrol sambil duduk-duduk di kursi lipat dan menyesap kopi ditemani toples-toples kudapan.

Kesiur angin menyejukkan. 

"Ayuk makan. Sudah siap nih!" Tante Etik memberi kode, kita langsung ambil piring dan menyendok nasi. 

Menowel ikan dan menambahkan asem-asem Manyung, masakan berkuah asam gurih yang membuat cita rasa semakin lengkap. Tante Monik mengambil kerupuk yang dibelinya di Pasar Tawangmangu saat berangkat ke lokasi.

Akhirnya saat yang ditunggu tiba. Makan malam bersama di tepi laut (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Akhirnya saat yang ditunggu tiba. Makan malam bersama di tepi laut (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

"Om, mari makan bareng!" Tak lupa menawari tetangga tenda yang juga sedang asyik ngobrol di tepi laut!"

"Iya, terimakasih!" Jawabnya. Tapi mereka tak bersedia bergabung untuk menikmati makan malam. Mungkin sungkan.

Mari Om, makan bareng...(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Mari Om, makan bareng...(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

Sebenarnya hidangan cukup banyak, masih cukup untuk beberapa orang lagi. Akhirnya kita lanjutkan menikmati makan malam yang istimewa, yang baru kali ini bisa kita nikmati bersama. 

Mungkin ini adalah hoki seumur hidup hanya sekali, jadi harus betul-betul dinikmati. Bisa menikmati lezatnya makan malam di tempat terbuka, sambil ngobrol bersama bestie, dan tidak ada cerita bayar membayar juga. Nikmat mana lagi yang Kau dustakan? Hehehe.... 

Tidak berhenti di situ, paginya kita juga dijamu oleh panitia dengan soto ayam yang endul surendul, yang pasti nya gratis dan tidak ada cerita bayar membayar. Alhamdulillah.

Menikmati lezatnya sarapan soto ayam yang disediakan panitia (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Menikmati lezatnya sarapan soto ayam yang disediakan panitia (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

Berasa mendapat hoki seumur hidup. Makan malam bersama, juga menikmati sarapan lezat dan berkesan di tepi laut. 

Sayang juga momen seindah ini kalau tidak diabadikan. Yuk simak videonya.


HALAMAN :
  1. 1
  2. 2