Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025
Kendaraan sementara kami parkir dulu, menunggu kirab obor usai, barulah kita bisa melanjutkan perjalanan. Sesuai rencana, kami akan camping di parkiran dekat dermaga dan tidak jauh dari masjid.

Usai peserta terakhir pawai obor berlalu, kami melanjutkan perjalanan pelan-pelan. Tapi ternyata rombongan kirab bisa tersusul. Akhirnya kami bertiga lewat pesan HT sepakat untuk berhenti dulu di tepi telaga sampai rombongan terakhir kirab obor sampai di lokasi.
Dari arah dermaga terlihat cahaya terang sokle yang berpendar- pendar dan suara doa malam 1 suro sedang dibacakan sebagai penutup acara.
Akhirnya kami kembali melanjutkan momen Hijrah 1 Muharam yang bertepatan dengan 1 suro ini dalam keheningan. Bismillahirrahmanirrahim....
Alur jalan agak kacau, sehingga terkadang kita harus berpapasan dengan kendaraan yang berlawanan arah, padahal biasanya keliling telaga merupakan jalan 1 arah.
Melewati dermaga, tempat air mancur menari, ternyata jalan ditutup, sehingga kita harus berbelok melewati jalan alternatif, sedang parkiran yang rencananya akan kita pakai sebagai tempat camping berada di wilayah terlarang untuk dilewati.
Akhirnya kami kembali menuju tempat parkir yang dipergunakan untuk pengajian dan tempat kios buah-buahan.

Ternyata di sini malah longgar dan diperbolehkan. Pengajian juga sudah usai. Kami memutuskan untuk bermalam di sini dan tidur di dalam mobil tanpa buka tenda. Besok usai subuh, barulah kami menuju parkiran dekat lokasi Larung sesaji, berharap jalan sudah dibuka.
