Jandris_Sky
Jandris_Sky Mahasiswa

Kompasianer Terpopuler 2024 - 2025 Kompasiana Award Pelestari 2025

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Inovasi Pembuatan Biomassa Briket Sebagai Solusi Affordable Alternative Energy Dalam Upaya Mencapai SDGs 2030

6 Juli 2026   18:19 Diperbarui: 6 Juli 2026   18:19 129 14 1

Briket biomassa menjadi pilihan yang lebih ekonomis bagi masyarakat, terutama di daerah yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap energi modern.

Tidak hanya itu, pemanfaatan limbah sebagai bahan baku briket juga mendukung tujuan SDGs nomor 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. 

Limbah pertanian maupun limbah organik rumah tangga yang sebelumnya hanya dibuang kini dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

Konsep ini sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular, yaitu memanfaatkan kembali sumber daya agar tidak menjadi sampah.

Dari sisi lingkungan, biomassa briket juga berkontribusi pada tujuan SDGs nomor 13, yaitu penanganan perubahan iklim. 

Semakin banyak limbah organik yang dimanfaatkan menjadi energi, maka semakin sedikit limbah yang dibakar secara terbuka atau dibuang ke tempat pembuangan akhir. 

Hal ini membantu mengurangi pencemaran udara sekaligus emisi gas rumah kaca.

Menariknya lagi, inovasi biomassa briket juga mampu membuka peluang ekonomi baru. 

Masyarakat, kelompok tani, hingga pelajar dapat mengembangkan usaha kecil berbasis energi alternatif ini. 

Bahan bakunya mudah ditemukan, biaya produksinya relatif terjangkau, sementara permintaan terhadap bahan bakar ramah lingkungan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Di lingkungan sekolah, pembuatan biomassa briket bahkan dapat menjadi media pembelajaran yang sangat menarik.

Para siswa tidak hanya belajar mengenai energi terbarukan, tetapi juga memahami pentingnya pengelolaan limbah, kewirausahaan, inovasi teknologi sederhana, hingga kepedulian terhadap lingkungan. 

Dari sebuah proyek sederhana, mereka belajar bahwa sampah bukanlah akhir dari sebuah benda, melainkan awal dari manfaat baru.

Indonesia sendiri memiliki potensi biomassa yang sangat besar. Sebagai negara agraris, berbagai jenis limbah pertanian tersedia hampir sepanjang tahun. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3