Jandris_Sky
Jandris_Sky Mahasiswa

Kompasianer Terpopuler 2024 - 2025 Kompasiana Award Pelestari 2025

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Jangan Buang Barang Bekas! Ternyata Bisa Jadi Komposter Ramah Lingkungan

8 Agustus 2026   00:43 Diperbarui: 8 Agustus 2026   00:43 63 4 3

Jangan Takut dengan Bau

Salah satu alasan orang enggan membuat kompos adalah takut rumah menjadi bau.

Sebenarnya, komposter yang dikelola dengan baik tidak harus menimbulkan bau menyengat. Salah satu penyebab bau adalah kondisi bahan yang terlalu basah dan kekurangan udara.

Karena itu, jangan memasukkan sampah organik basah secara berlebihan. Tambahkan bahan kering dan pastikan sirkulasi udara berjalan.

Komposter juga sebaiknya ditempatkan di lokasi yang teduh, tidak terkena hujan secara langsung, tetapi tetap memiliki sirkulasi udara yang baik.

Dari Sampah Menjadi Kebiasaan Baik

Membuat komposter dari galon, derigen, atau ember cat bekas sebenarnya bukan sekadar proyek kerajinan.

Lebih dari itu, kegiatan ini bisa menjadi cara sederhana untuk mengubah kebiasaan kita dalam memperlakukan sampah.

Daripada semua sampah dicampur dan dibuang begitu saja, kita mulai belajar memilah sejak dari dapur. Sampah organik dipisahkan, kemudian diolah. Barang bekas yang masih layak juga dimanfaatkan kembali.

Memang hasilnya tidak langsung terlihat dalam satu malam. Pengomposan membutuhkan waktu dan perawatan. Namun, dari proses sederhana tersebut kita belajar bahwa sesuatu yang dianggap sampah ternyata masih memiliki nilai guna.

Jadi, sebelum membuang galon bekas, derigen, atau ember cat 5 liter dan 25 liter, coba berhenti sebentar.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5