Engkau lahir di singgasana kuasa
Dipeluk harta dan nama yang mulia
Langkahmu terang tanpa luka
Dunia seakan tunduk padamu saja
Sedang aku berjalan dalam sunyi
Yatim yang ditempa sepi dan perih
Darah dan air mata jadi saksi
Aku bertahan meski tak terlihat lagi
Tahukah engkau api dalam dada
Yang lahir dari luka tak bersuara
Bisa jadi abu yang tak bermakna
Atau menjelma bangunan yang perkasa
Di sepertiga malam aku bersujud
Membakar luka dalam diam yang runtuh
Jika aku jatuh, aku bangkit lagi
Karena Tuhan tahu isi hati ini
Terlalu lama kupendam derita
Hingga pijakan pun terasa hampa
Namun dari gelap kutemukan cahaya
Meski jalanku penuh air mata
Tak ada nama, tak ada kuasa
Hanya doa yang terus kujaga
Dari sajadah aku percaya
Ada masa aku berdiri berjaya
Jika hari ini aku tak berarti
Biarlah waktu yang nanti mengerti
Dari yatim yang pernah terjatuh
Aku kan bangkit... jadi tak tergoyahkan lagi