Mengapa ada cinta,
jika akhirnya tak dapat kuterima sebagai milik?
Mengapa Tuhan mempertemukan hati,
jika pada akhirnya harus belajar melepaskan?
Jika dia tak menerima cintaku,
Tuhan, jangan biarkan hatiku memaksanya.
Jika cinta ini hanya akan menjadi luka,
biarkan aku belajar mencintai
tanpa harus memilikinya.
Tuhan, biarkan cinta ini menjadi air hujan,
jatuh perlahan dari langit,
membasahi bumi tanpa suara,
agar mereka tak pernah tahu
tentang air mata yang jatuh hari ini.
Biarlah hujan menyembunyikan kesedihanku,
biarlah awan membawa semua rinduku,
dan biarlah waktu mengajarkanku
bahwa tidak semua pertemuan
diciptakan untuk menjadi kebersamaan.
Aku tidak ingin menyalahkan siapa pun,
juga tidak ingin mempertanyakan takdir-Mu.
Mungkin cinta ini memang Kau titipkan
bukan untuk kumiliki,
melainkan untuk mengajarkanku tentang ikhlas.
Jika suatu hari cinta ini telah reda,
semoga aku dapat tersenyum tanpa luka.
Karena pernah mencintainya
adalah bagian dari perjalanan,
dan melepaskannya
adalah caraku percaya kepada-Mu.