Manunggaling Kawulo Gusti merupakan konsep spiritual Jawa yang memiliki perjalanan panjang dalam khazanah pemikiran tasawuf. Namun, bagaimana sebenarnya konsep ini dipahami dalam perspektif Islam?
Apakah Manunggaling Kawulo Gusti bermakna menyatunya manusia dengan Tuhan, ataukah sebuah ungkapan tentang kedekatan seorang hamba kepada Sang Pencipta?
Melalui kajian ini, tak lepas dari sebuah bentuk kesadaran dalam mengajak kita membedah makna, sejarah, dan pemikiran di balik Manunggaling Kawulo Gusti dengan pendekatan keilmuan, akal, dan perspektif akidah Islam.
Sebab, mengenal Tuhan bukan berarti menjadi Tuhan. Manusia tetaplah hamba, dan Allah tetaplah Sang Pencipta.