" Saya mengupload foto di salah satu media sosial, saya hanya menulis sebuah kalimat pendek..."Disini..." saya menunggu beberapa saat, tidak lama komentar beberapa temen bermunculan, ....wah lagi di Raja Ampat nih,..Ngak ajak-ajak di Raja Ampat, pantesan kerumah ngak ada orang di Raja Ampat rupanya..., ada juga beberapa temen yang hanya mengirim emoji sedih, gembira dan marah.."
Komentar-komentar tersebut memang tidak salah, kalau kita memposting foto yang ada dengan benar, padahal saat ini saya berada di Bukit Matang Kaladan, dan ini bukan di Raja Ampat tapi di Kalimantan Selatan.
Terletak di Desa Tiwingan Lama, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Bukit Matang Kaladan merupakan salah satu destinasi alam yang menawarkan panorama paling menakjubkan di Indonesia. Dari puncaknya, wisatawan dapat menikmati pemandangan Waduk Riam Kanan dengan pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Memang sekilas, pemandangannya mirip Raja Ampat di Papua Barat. Dengan berbagai spot foto Instagrammable dan suasana yang tenang, tak heran bila tempat ini menjadi destinasi favorit bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Saya kesini Bersama istri, anak dan menantu, perjalanan menuju Bukit Matang Kaladan sendiri sudah merupakan pengalaman yang menyenangkan. Dari Kota Banjarbaru, ibu kota Kalimantan Selatan, perjalanan memakan waktu sekitar 50 menit dengan kendaraan pribadi. Akses jalan yang beraspal mulus membuat perjalanan lebih nyaman.
Sesampainya di area parkir, kami langsung menuju pinggiran waduk, melihat beberapa kapal yang tambat, dan beberapa perahu yang hilir mudik, setelah itu kami menuju parkiran, disana terdapat beberapa ojek yang menawarkan menuju puncak kaladan, ada dua pilihan yang pertama naik ojek tadi dan pilihan kedua pengunjung harus melakukan sedikit pendakian untuk mencapai puncak bukit. Tersedia dua jalur pendakian, satu jalur lebih curam namun cepat, dan jalur lainnya lebih landai dan cocok untuk pendakian santai. Bagi yang tidak ingin terlalu Lelah.

Jasa ojek juga tersedia dengan biaya Rp20 ribu per orang, kami sepakat untuk saat ini menggunakan jasa ojek saja, lain waktu kami akan kesini Kembali dan mencoba jalur pendakian.
Setibanya di puncak, kami disuguhi pemandangan yang luar biasa. Dari ketinggian, Waduk Riam Kanan terlihat begitu menawan dengan airnya yang biru jernih, dikelilingi oleh perbukitan hijau yang menjulang.