Nge-Gembel Dulu di Guest House
Pukul 11.30 WIB, saya dan istri tiba di Malang. "Si bontot" sudah siap menyambut di depan guest house langganan kami. Sayangnya, rencana rebahan langsung buyar. Penghuni lama ternyata belum check out, jadi kami baru bisa masuk kamar pukul 14.00 WIB. Untunglah, menitipkan tas di resepsionis bukan perkara sulit. Daripada gabut nunggu kamar siap, kami putuskan langsung tancap gas berburu makan siang.

Makan Pecel Madiun, Bonus Candi Paling Tua
Rencana awal kami sangat sistematis: mampir ke Candi Badut dulu, baru lanjut makan Pecel Madiun yang letaknya persis di seberang jalan masuk candi. Untuk lokasinya, dari Kota Malang Anda bisa mengarah ke Jl. Retawu, lalu belok ke barat melewati Jl. Bondowoso, Jl. Raya Tidar, hingga masuk ke Jl. Candi VD. Jika naik mikrolet Arjosari-Tidar (AT), Anda tinggal turun di pangkalan angkot ujung Jl. Himalaya dan jalan kaki sekitar 300 meter ke arah utara menuju lokasi candi yang berada tepat di depan TK Dharma Wanita II Karangbesuki.
Menengok "Situs Beringin" yang Dipugar
Sampai di lokasi, tempat wisata ini beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Tidak ada tarif khusus yang dipatok, karena selain jadi tempat wisata sejarah, candi ini juga masih aktif digunakan untuk upacara keagamaan umat Hindu.
Tahukah Anda? Saat pertama kali ditemukan pada tahun 1921 oleh Maureen Brecher (seorang kontrolir Belanda), candi ini cuma berupa gundukan bukit batu dan reruntuhan tanah yang di atasnya tumbuh pohon beringin! Berkat pemugaran di tahun 1925, lalu disempurnakan lagi pada 1990-1991, pesonanya kembali terpancar.

Arsitektur dan Pemandangan Alam 4 Gunung
Bangunan candi ini menghadap ke arah barat dan berdiri gagah dikelilingi pemandangan gunung. Di sisi selatan ada Gunung Kawi, Gunung Arjuna di barat, Gunung Tengger di utara, dan Gunung Semeru di timur.
Secara struktur, candi terbagi menjadi 3 bagian: kaki, badan, dan kepala candi. Di dalam badan candi terdapat Lingga Yoni, sedangkan di bagian utara ada bangunan candi induk dengan Arca Durga. Di halamannya, Anda juga bisa melihat reruntuhan batu serta pondasi candi perwara yang berisi Arca Nandi dan Lingga Yoni.
Fasilitas yang ada di sini memang terbilang sederhana, yakni pusat informasi, kamar mandi, dan lahan parkir. Tapi jangan khawatir, begitu perut keroncongan sehabis keliling candi, banyak jajanan lezat yang bisa dijumpai dengan mudah di sekitar lokasi. Apalagi kalau ditutup dengan makan Pecel Madiun di seberang jalan tadi, mantap betul!