Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025

Berawal dari woro-woro Om Cholis di Grup PKK CAF Mampiro, saya tertarik untuk ikut gabung di acara Camping and Grill Idul Adha tanggal 30-31 mei 2026 lalu.
Meski belum pernah ke Ngargoyoso waterfall, suami tidak ragu mengajak saya bersama Mbah Mul dan Tante Etik, teman camping dari Kediri.
Apalagi saat Tante Pur yang sudah sampai lokasi bersama Om Pur mengunggah suasana camping di depan tenda yang langsung menghadap view air terjun, semakin tak sabar untuk segera berangkat. Ruang hijau yang tersisa sungguh menghadirkan kedamaian.
Air terjun yang berlokasi di Surodadi, Ngargoyoso, Kec. Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah 57793(Sumber: Google maps) ini sungguh menggoda dan membuat penasaran untuk dikunjungi.

Singkat cerita, saya dan suami berangkat dari rumah sekitar pukul 08.00 menuju parkiran terminal Tawang Mangu karena kita janjian dengan Mbah Mul dan Tante Etik di sana.
Mbah Mul dan Tante Etik sudah menunggu di sana sejak pukul 07.00. Duh, maaf ya, kita nggak tahu. Tahu gitu habis subuh langsung berangkat dari rumah.
Setelah ketemuan, ngobrol sebentar dan ke toilet, kita langsung ngemaps ke Ngargoyoso waterfall, yang waktu tempuhnya kira-kira 30 menit. Sepertinya sudah tidak terlalu jauh.
Tapi mengikuti arahan google maps, kita dilewatkan tempat sepi, arah pemukiman penduduk, tapi ini yang jarang ada rumahnya.
Rutenya pun penuh tanjakan dan turunan terjal, serta tikungan ekstrem. Duh, seperti nya ada yang mengumpat tak karuan, tapi saya memilih khusyuk berdoa, menyerahkan diri pada sang pencipta. Ruang hijau yang tersisa di sepanjang perjalanan cukup menghibur dan menentramkan.